Kuncoro curhat tentang beban jadi karteker pelatih Arema dalam lanjutan Liga 1 2024-2025. Tapi, menurutnya hal itu sudah biasa, karena bukanlah hal baru.
Manajemen Arema menunjuknya sebagai pelatih pengganti sementara waktu usai memutus kontrak Joel Cornelli. Jabatan itu bakal ditanggalkannya ketika pelatih kepala sudah resmi diperkenalkan Arema.
Sebelumnya, Kuncoro pernah menjadi karteker Joko Susilo di lanjutan Liga 1 2023-2024 (dua pertandingan). Kuncoro pun pernah menjadi karteker untuk posisi Carlos Oliveira jelang Liiga 1 2021-2022, Eduardo Almeida di Liga 1 2021-2022, dan Javier Roca di Liga 1 2022-2023.
“Beban itu pasti ada, meskipun gak seberapa, karena saya sudah terbiasa, sudah pernah jadi karteker pelatih sebelumnya. Terakhir musim kemarin saya juga karteker di dua pertandingan,” kata Kuncoro.
Beban Jadi Karteker Pelatih Arema Terhapus Rasa Kekeluargaan
Kuncoro menilai, beban jadi karteker pelatih itu sedikit-banyak mampu diatasinya karena situasi kekeluargaan yang ada di Arema. Seluruh komponen tim ikut memberikan dukungan, tak terkecuali pemain asing.
“Saya tekankan kepada anak-anak, Arema itu satu keluarga, itu salah satu kelebihan di tim ini,” imbuh pelatih asli Kabupaten Malang itu.
“Setidaknya saya terbantu dengan situasi kondusif yang ada di tim ini, meskipun ada pergantian pelatih.”
