Daftar 5 kreator peluang Arema terbaik di Super League 2025-2026 menghadirkan fakta yang cukup mengejutkan. Valdeci Moreira yang digadang-gadang sebagai playmaker utama Singo Edan ternyata tak berhasil menembus lima besar pemain dengan kreasi peluang terbanyak sepanjang musim.
Yang dimaksud atribut kreasi peluang di sini adalah keahlian, visi, dan kemampuan teknis seorang pemain untuk membongkar pertahanan lawan dan memberikan operan yang berpeluang besar menghasilkan gol. Atribut ini biasanya melekat kuat pada posisi playmaker atau gelandang serang seperti Valdeci.
Sepanjang musim, Valdeci hanya mencatatkan 15 kreasi peluang dan berada di posisi 5 atau pemain ketujuh. Catatan tersebut membuat pemain asal Brasil itu tertinggal dari sejumlah pemain lain yang lebih produktif dalam menciptakan peluang untuk rekan setim.
Posisi puncak ditempati Dalberto Luan Belo dengan 41 kreasi peluang. Statistik itu semakin menegaskan peran besarnya di Arema musim lalu. Selain menjadi top skor tim dengan 19 gol, dan top assist dengan 8 assist, Dalberto juga menjadi pemain yang paling sering menciptakan peluang.
Gustavo França Tembus 3 Besar Daftar Kreator Peluang Arema Meski Telat Gabung
Yang menarik, peran pemain kreatif justru banyak diambil alih Gustavo França yang baru bergabung pada paruh musim. Gelandang yang juga asal Brasil itu langsung menempati posisi kedua dengan 23 kreasi peluang, sekaligus menyumbangkan tiga gol dan tiga assist untuk Arema.
Sementara itu, posisi berikutnya ditempati Arkhan Fikri, Gabriel Silva, dan Paulinho Muccelin. Ketiganya sama-sama membukukan 20 kreasi peluang sehingga melengkapi lima besar pemain paling kreatif di skuad Singo Edan.
Di bawah mereka terdapat Rio Fahmi dengan 17 kreasi peluang. Catatan tersebut cukup istimewa mengingat Rio beroperasi sebagai bek kanan. Jumlah peluang yang ia ciptakan bahkan lebih banyak dibandingkan Valdeci.
Meski gagal masuk lima besar, Valdeci tetap memiliki satu keunggulan dibanding França. Dari 15 kreasi peluang yang dibuat, Valdeci menghasilkan dua assist atau memiliki tingkat konversi peluang menjadi assist sebesar 13,3 persen. Sementara França mencatat tiga assist dari 23 kreasi peluang, dengan rasio konversi 13,0 persen.
Artinya, ketika peluang yang diciptakannya berhasil dimanfaatkan rekan setim jadi gol, efektivitas Valdeci sedikit lebih baik dibanding França. Namun, secara volume produksi peluang, França masih unggul cukup jauh.
Inilah Kreator Peluang Arema

