Julian Guevara bisa menjadi senjata alternatif Arema di lini belakang. Meski posisi aslinya sebagai gelandang bertahan, Karteker Pelatih Kuncoro menilai pemain asal Kolombia itu mampu bermain di pertahanan dengan baik.
Penampilan Julian sebagai stopper bisa dilihat dalam laga terakhir Arema saat mengalahkan Semen Padang di Pekan 17. Sebelum libur tahun baru, pemilik jersey bernomor punggung 6 itu membawa Arema mencuri tiga poin di kandang lawan.
Sebetulnya, ini bukan momen pertama kali Julian bermain sebagai bek tengah. Musim lalu, saat Arema masih dilatih Fernando Valente, Julian cukup sering dipasang di posisi tersebut.
Kuncoro merasa beruntung Arema punya sosok Julian. Ketika stopper asli Choi Bo-kyeong dan stopper lokal Syaeful Anwar mengalami masalah cedera, dan Anwar Rifa’i sakit, Julian bisa mengisi posisi lowong itu.
“Julian kan bisa bek tengah, musim kemarin juga beberapa kali bermain di posisi tersebut. Kita pasang pemain tidak asal, karena sebelum pertandingan selalu kita analisis dulu. Kalau gak ada Choi, Julian bisa jadi alternatif berduet dengan Thales (Lira),” kata Kuncoro kepada WEAREMANIA.
Senjata Alternatif Arema yang Bisa Bikin Pertahanan Lebih Kuat
Kuncoro menilai dengan diduetkannya Thales dan Julian, pertahanan Arema bisa lebih kuat. Setidaknya, itulah yang terlihat saat Arema mengalahjkan Semen Padang 2-1.
“Penampilan Julian bagus, taktis, terbukti kita menang. Pertahanan kita terlihat lebih kuat,” imbuh pelatih asli Malang itu.
“Masalahnya hanya di faktor stamina yang saya pikir bukan cuma Julian saja, tapi semua pemain, karena padatnya jadwal di bulan Desember.”
