Pelatih Marcos Santos sudah melakukan perubahan skema untuk selamatkan Arema dari kekalahan di kandang Borneo FC, Kamis (26/2/2026). Sayangnya, itu belum cukup menghendarkan Arema dari kekalahan 1-3 di laga Pekan 23 Super League 2025-2026.
Tampil di Stadion Segiri, Samarinda, Westherley Garcia membuka keunggulan Borneo di menit 6. Disusul dua gol dari Juan Villa di menit 25 dan 41 yang memaksa Arema tertinggal tiga gol saat istirahat turun minum.
Gol balasan Arema baru terjadi di babak kedua yang dilesakkan Dalberto Luan Belo di menit 63. Sayang, gol striker asal Brasil itu tak mampu menyelamatkan Arema dari kekalahan.
“Kami gak bermain dengan tempo yang sama. Kami melakukan beberapa perbaikan, dan hasilnya tim bermain seperti saat melawan Madura United. Ketika kami membaik, kami meningkatkan tempo saat jeda pertandingan. Itu babak kedua yang bagus untuk menutupi penampilan kami di babak pertama yang buruk,” kata Marcos.
Terlambat Selamatkan Arema dari Kekalahan di Kandang Borneo FC
Secara implisit, Marcos mengaku terlambat melakukan perubahan skema yang tak berjalan di babak pertama. Sialnya, Borneo sudah unggul terlalu jauh saat istirahat turun minum.
“Ketika tertinggal dalam skor, itu menciptakan banyak tekanan dan kecemasan. Kecemasan bisa mengganggu,” imbuh pelatih asal Brasil ini.
“Itu adalah pertandingan yang sangat bagus. Tapi sayang keunggulan (gol) lawan terlalu jauh dan gagal kita kejer,” pungkasnya.
