Klub boleh mengontrak 11 pemain asing di Liga 1 musim depan, seperti yang diwacanakan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Tapi, Arema tak berminat untuk mendatangkan pemain impor sesuai kuota tersebut.
General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi menilai wacana regulasi anyar itu sifatnya tidak wajib bagi klub-klub peserta. Jadi, 11 pemaian asing itu batas jumlah maksimal yang bisa dikontrak klub.
Sementara, Arema ingin menggunakan uangnya untuk mengontrak pemain asing dengan jumlah sesuai kebutuhan tim. Ketimbang kuantitas, Arema lebih fokus dengan pemain asing yang berkualitas.
“Saya pikir 11 pemain asing itu masih wacana dari PT LIB, dan belum ditetapkan. Menurut saya, kebijakan itu bagi klub akan penuh pertimbangan untuk menjalankannya. Pertama karena memakan banyak biaya. 11 pemain asing itu kan lumayan biayanya,” kata Yusrinal.
Klub Boleh Kontrak 11 Pemain Asing, Arema Cuma Pakai 8 Pemain
Yusrinal menambahkan, ketika nantinya wacana 11 pemain asing itu benar-benar menjadi regulasi Liga 1, Arema dipastikan tak akan memenuhi kuota maksimal. Klub kebanggaan Aremania itu hanya akan mengontrak delapan pemain asing saja.
“Arema kemungkinan besar tidak akan ambil seluruh kuota asing secara penuh. Rencananya kami tetap mamakai delapan slot seperti musim ini. Catatannya, dalam regulasi disebutkan delapan pemain asing diperbolehkan masuk starter,” imbuh pria yang akrab disapa Inal itu.
“Kami ingin kasih kesempatan untuk pemain-pemain muda kita. Jadi, kuota yang ideal bagi Arema ya delapan pemain asing itu,” pungkasnya.
