Laga Persik Kediri vs Arema digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Minggu (3/5/2026), pukul 15.30 WIB. Pelatih Marcos Santos tak setuju timnya disebut diuntungkan atas pemindahan venue laga Pekan 31 Super League 2025-2026.
Menurutnya, orang-orang tak perlu berpikir jika Persik tak menjamu Arema di Stadion Brawijaya, Kediri, maka ada tim yang diuntungkan atau dirugikan. Apalagi, Stadion Joko Samudro ini menjadi kandang kedua bagi Persik.
Musim ini, Macan Putih memang kerap memainkan laga kandangnya di luar Kediri. Stadion Joko Samudro juga mereka daftarkan sebagai homebase alternatif bagi Panpel Persik ketika terkendala bermain di kandang utamanya.
“Sebenarnya ini gak sepenuhnya tempat netral, karena Persik sudah beberapa kali bermain di Gresik musim ini, mungkin dua atau tiga kali. Jadi mereka lebih mengenal lapangan dibanding kami,” kata Marcos.
Laga Persik Kediri vs Arema Digelar di Gresik, Marcos Santos Ogah Jadikan Alasan
Marcos juga ogah menjadikan pemindahan venue ke Gresik ini sebagai alasan untuk menyerah begitu saja menghadapi Persik. Pelatih asal Brasil ini menekankan kepada pasukannya soal mental brrtanding, saat bermain di manapun itu.
“Kami gak boleh mencari alasan. Kami harus masuk dengan mental yang kuat, dan siap secara taktik. Para pemain tahu itu,” imbuh pelatih berusia 46 tahun ini.
“Kami semua tahu betapa menyakitkannya kekalahan terakhir, dan kami harus bangkit. Tim harus kuat secara mental, dan saya percaya kepada para pemain saya,” tandasnya.
