Arema semangati Achmad Maulana yang harus menepi karena cedera ACL (Anterior Cruciate Ligsment). General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi menegaskan komintemn klub untuk terus mendukungnya.
Cedera pada lutut itu didapat Achmad saat membela Arema yang mengalahkan Bhayangkara FC 2-1 di Pekan 3 Super League 2025-2026 (22/8/2025). Bek sayap kanan asli Bandung itu sala tumpuan pada babak pertama dan harus ditarik keluar di menit 31.
Usai melakoni tes MRI (Magnetic Resonance Imaging) dan konsultasi dengan dokter bedah ortopedi, Achmad harus naik ke meja operasi. Diperkirakan, pemilik jersey bernomor punggung 19 itu perlu istirahat minimal enam bulan.
“Achmad sudah divonis dakter ortopedi kena cedera ACL, dia harus operasi. Kita sudah bicara sama dia. Kita kasih dia semangat. Saya bilang, ‘kamu masih pemain Arema, kami support kamu sampai sembuh’,” kata Yusrinal.
Arema Semangati Achmad Maulana Sekaligus Menyayangkan Peristiwa Nahas yang Menimpanya
Pria yang akrab disapa Inal itu sangat menyayangkan peristiwa nahas yang menimpa Achmad tersebut. Terlbih, pemain berusia 21 tahun itu bisa dibilang tengah di masa keemasan kariernya.
Padahal, nama Achmad digadag-gadang kembali memperkuat Timnas Indonesia U-23 untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Sayangnya, Pelatih Gerald Vanenburg terpaksa mencoretnya.
“Ini jelas sangat kami sayankan, karena Achmad lagi di masa kejayaannya, tapi itu sudah risiko pekerjaannya sebagai pesepak bola. Yang [asti kami ingin berikan suntikan moril untuknya,” tandas manajer asal Bogor itu.
