More

    Nicola Reza Kembali ke Stadion Kanjuruhan, Bangkitkan Kenangan Lama untuk Skuad Unggul FC Malang

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Malam itu, Stadion Kanjuruhan terasa berbeda bagi Nicola Reza. Bukan sekadar datang sebagai penonton, tetapi seperti kembali ke masa mudanya. Saat memimpin skuad Unggul FC Malang menyaksikan laga Arema melawan Bali United di Pekan 24 Super League 2025-2026, Jumat (6/3/2026), Reza seperti membangkitkan kembali lembar kenangan yang dulu begitu lekat dengan hidupnya.

    Bagi Reza, menonton Arema di stadion bukanlah hal baru. Ia pernah berada di fase ketika datang ke Kanjuruhan terasa seperti sebuah kewajiban. Atmosfer stadion, nyanyian Aremania, hingga euforia pertandingan pernah menjadi bagian dari masa mudanya. Kini, kenangan itu ingin ia hidupkan kembali—bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk para pemain Unggul FC.

    Malam itu ia mengajak seluruh pemain dan staf pelatih Unggul FC datang langsung ke stadion. Duduk bersama di tribun VVIP, mereka menyaksikan pertandingan sengit yang sempat diwarnai kejar-mengejar gol. Namun bagi Reza, tujuan utama kedatangannya bukan sekadar menonton pertandingan.

    “Dulu waktu saya muda, menonton Arema itu hampir menjadi kewajiban. Saya ingin anak-anak merasakan atmosfer stadion dan bagaimana suporter mendukung timnya. Karena sebagian besar pemain Unggul FC belum pernah berada di stadion dengan dukungan suporter sebesar ini,” ujar Reza.

    Menularkan Semangat untuk Unggul FC Malang

    Reza menjelaskan, momen ini memang sengaja ia rancang sebagai pengalaman bagi para pemain. Selain sebagai sarana refreshing di tengah bulan Ramadan, ia juga ingin menyampaikan pesan bahwa meskipun berbeda cabang olahraga, Unggul FC dan Arema memiliki tujuan yang sama. Menurutnya, baik sepak bola maupun futsal sama-sama membawa nama Malang di kancah nasional.

    “Kebetulan ini bulan puasa. Kami mengambil satu hari libur latihan dan saya ajak semuanya menonton Arema. Ini juga untuk refreshing sebelum libur Lebaran,” katanya.

    Usai pertandingan, perjalanan mereka tidak langsung selesai. Reza membawa seluruh skuad Unggul FC menuju Museum Gate 13. Di sana mereka mengheningkan cipta dan memanjatkan doa bersama untuk para korban Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.

    Bagi Reza, momen itu penting agar para pemain memahami bahwa stadion ini bukan hanya tempat pertandingan, tetapi juga memiliki sejarah dan emosi yang mendalam bagi masyarakat Malang.

    “Harapannya minimal ini bisa menjadi motivasi bagi mereka. Kita memang berbeda cabang olahraga, tapi tujuannya sama—berjuang untuk Malang,” tegasnya.

    Sebagai sesama klub olahraga dari kota yang sama, Reza juga membuka pintu jika suatu saat nanti Arema ingin datang memberi dukungan saat Unggul FC bertanding di Pro Futsal League Series Malang.

    “Kalau Arema mau datang menonton pertandingan Unggul FC juga silakan. Kami sangat senang kalau bisa saling mendukung. Olahraga di Malang harus saling mendukung dan berkolaborasi,” pungkasnya.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis