Marcos Santos selaku Pelatih Arema buk suara soal kartu merah Betinho Filho di laga lawan Persijap Jepara, Sabtu (30/8/2025). Laga Pekan 4 Supsr League 2025-2026 yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara itu berakhir imbang 0-0.
Betinho terlibat insiden di menit 35 saat mempertahankan bola dari sergapan gelandang Persijap, Alexis Gomez. Awalnya Alexis diberi kartu kuning oleh wasit Ginanjar Rahman Latief karena dianggap melakukan pukulan terhadap Betinho.
Namun, setelah pengecekan VAR, kartu kuningnya dibatalkan dan diganti kartu merah langsung untuk Alexis. Nasib yang sama juga dialami Betinho yang turut dikartu merah karena tertangkap kamera melakukan sikutan kepada Alexis yang memicunya melakukan pukulan.
“Saya pikir itu adil, saya gak perlu mengatakan apa-apa. Kami benar-benar terkejut dengan keputusan wasit. Tapi, saya ingin mengucapkan selamat, dia tidak berkompromi,” kata Marcos.
Kartu Merah Betinho Filho Pantas
Marcos tak melancarkan protes kepada wasit Ginanjar atas keputusan kartu merah untuk Betinho. Sebab, menurutnya, hukuman mandi lebih cepat itu menang pantas diberikan untuk sang gelandang bertahan.
Kartu merah itu merupakan kartu merah kedua bagi Arema musim ini. Sebelum Betinho, Yann Motta menjadi pemain Arema pertama yang dikartu merah di Super League 2025-2026 di laga lawan PSIM Yogyakarta.
“Saya pikir kedua pemain (Betinho dan Alexis) pantas mendapatkan kartu merah. Sekali lagi, saya ingin mengucapkan selamat kepada wasit, atas semua yang telah dia lakukan di pertandingan ini,” pungkas pelatih berpaspor Brasil itu.
