Permintaan maaf Julian Guevara disampaikannya usai tekel horor di laga Arema vs Persija Jakarta di Pekan 12 Super League 2025 (8/11/2025). Pelanggaran keras itu berbuah kartu merah langsung kepadanya.
Berawal dari serangan Persija di sisi kiri pertahanan Arema, bola dikuasai Bruno Tubarao di menit 83. Julian datang dengan sliding menjulurkan kedua kakinya yang meski kena bola, tebasan kakinya juga kena kaki pemain lawan.
Itu menjadi kartu merah kedua bagi Julian musim ini. Sebelumnya, pemain asal Kolombia itu juga diganjar kartu merah tak langsung saat Arema kalah 1-3 dari Borneo FC Samarinda.
“Pertama aku minta maaf kepada teman-teman, pelatih, manajer, officials, dan boss, terutama untuk Aremania karena yang aku lakukan tadi, aku tidak bisa dapat kartu merah seperti itu,” tulis Julian dalam Instastory akun Instagram pribadinya.
Permintaan Maaf Julian Guevara untuk Bruno Tubarao
Dalam kesempatan yang sama, Julian juga meminta maaf kepada pemain Persija, Bruno yang menjadi korban tekelnya. Pemilik jersey bernomor punggung 6 ini berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga, khususnya bagi dirinya sendiri.
“Aku juga minta maaf untuk pemain lawan, aku tidak pernah mau cedera pemain atau hurt dengan bad intention. Itu hanya keputusan tidak bagus,” imbuhnya.
“Sekarang aku cuma bisa belajar dari situasi ini dan kembali lebih kuat dan pintar.
Sekali lagi minta maaf tentang semua,” pungkas pemain berusia 32 tahun itu.
