More

    Pertahanan Arema Runtuh di Menit 75 Saat Dibobol Bhayangkara FC, Gianluca Pandeynuwu Sesalkan Situasi

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Pertahanan Arema runtuh di Menit 75 saat dibobol Bhayangkara FC di Pekan 25 Super League 2025-2026, Selasa (10/3/2026). Kiper Arema, Gianluca Pandeynuwu sesalkan situasi yang terjadi di lapangaj yang memaksa timnya akhirnya tumbang 1-2 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.

    Sejatinya, Arema bisa unggul dulu 1-0 lewat gol Joel Vinicius menyambut assist Dalberto Luan Belo di pengujung babak pertama. Sayang, sebelum turun minum, wasit memberikan kartu merah untuk pelanggaran Pablo Oliveira yang tidak ada unsur kesengajaan.

    Sejak menit 70, Arema kembali kehilangan pemain, setelah Dalberto yang diganjar kartu merah usai membela diri akibat dikasari lebih dulu oleh pemain lawan Slavko Damjanovic yang “cuma” kena kartu kuning. Unggul jumlah pemain, Bhayangkara mampu menjebol gawang Gianluca sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Privat Mbarga di menit 75.

    Wasit Yudai Yamamoto memberikan kartu kuning bagi Betinho Filho dan penalti untuk Bhayangkara, kareka bek asal Brasil itu didakwa melakukan pelanggaran kepada Sani Rizki di kotak terlarang. Gianluca digantikan Lucas Frigeri sesaat sebelum Bhayangkara berbalik memimpin 2-1 lewat gol penalti Moussa Sidibe.

    “Saya lihat Bhayangkara tim bagus ya, pemainnya punya kualitas semua. Menurut saya, kami tim Arema sudah bermain dengan baik cuma sampai pertengahan babak kedua, karena memang situasinya seperti itu,” kata Gianluca dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan.

    Pertahanan Arema Runtuh, Gianluca Pandeynuwu Ogah Menyalahkan Siapa-siapa

    Nyata-nyata banyak keputusam wasit yang diduga merugikan Arema, Gianluca memilih ogah menyalahkan siapa-siapa atas kekalahan timnya di markas Bhayangkara ini. Menurutnya, yang terpenting adalah menatap ke depan, mengingat masih tersisa sembilan pertandingan lagi musim ini.

    Sebelum ditarik keluar, Gianluca cukup heroik menggagalkan tiga dari empat tembakan ke gawang Arema oleh pemain Bhayangkara. Hanya sundulan Mbarga yang akhirnya menaklukkan kiper asli Tomohon itu.

    “Kita gak bisa menyalahkan siapa-siapa, kita harus melihat ke depan, kita persiapkan lagi, kita punya waktu untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya,” pungkas pemilik jersey bernomor punggung 18 ini.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis