Pesan tegas disampaikan General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi untuk penggawa Arema jelang bursa transfer pemain paruh musim Super League 2025-2026. Mereka diminta memaksimalkan tiga pertandingan sisa di putaran pertama sebagai penentu nasib.
Sepeninggal Paulinho Moccelin yang memutus kontraknya, Arema menyisakan 33 pemain yang bertahan. Artinya, masih ada dua slot kosong dari 35 pemain yang bisa didaftarkan.
Salah satunya tentu slot pemain asing yang ditinggalkan Paulinho. Satu slot kosong lagi bisa diisi pemain lokal tambahan untuk mengarungi putaran kedua.
“Persaingan pemain di tim ini cukup ketat. Dari awal saya sudah bilang, tujuh pemain asing dan empat pemain lokal untuk line up itu gak main-main. Pasti siapapun bisa tergeser kalau performanya di latihan atau pertandingan gak bagus,” kata Yusrinal kepada WEAREMANIA.
Semua Pemain Arema Belum Aman di Bursa Transfer Pemain Paruh Musim
Pria yang akrab disapa Inal itu menegaskan, semua pemain Arema masih belum aman, meski masih punya kontrak. Bisa saja mereka kehilangan kesempatan ketika tiba bursa transfer yang memungkinkan Arema mengubah komposisi pemain.
“Baik pemain asing ataupun pemain lokal, semuanya penilaiannya berdasarkan prestasi,” imbuh manajer asli Bogor ini.
“Performa mereka menentukan nasib mereka nanti kalau bursa transfer dibuka lagi. Saya pikir semua klub pasti punya target, termasuk Arema,” tandasnya.
