Sama-sama kena kartu merah, dua pemain Arema, Julian Guevara dan Bayu Setiawan dalam lanjutan Super League 2025-2026 beda nasib. Jika Bayu mendapatkan sanksi tambahan dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Julian tidak.
Keduanya sama-sama dikartu merah di laga Pekan 10 lawan Borneo FC Samarinda. Bayu maupun Julian sudah menjalani sanksi larangan bermain satu laga ketika Arema menghadapi Semen Padang di Pekan 11.
Julian dibebaskan usai melakoni sanksi satu pertandingan tersebut. Pemain asal Kolombia itu sudah bisa bermain lagi di laga Pekan 12 melawan Persija Jakarta (8/11/2025).
Sedangkan Bayu, harus merasakan hukuman tambahan larangan bermain di tiga laga berikutnya. Bek sayap kanan asli Medan itu bakal absen lagi di laga Pekan 12, Pekan 13 dan Pekan 14.
“Yang kena sanksi tambahan cuma Bayu saja, sedangkan Julian gak, dia sudah bisa main lagi, kalau Bayu mendapat sanksi larangan bermain tiga kali lagi, dan denda Rp10 juta,” kata General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi kepada WEAREMANIA.
Alasan 2 Pemain Arema Beda Nasib
Pria yang akrab disapa Inal itu membeberkan alasan kenapa Julian dan Bayu berbeda nasib. Meski sama-sama kena kartu merah, ada perbedaan jenis kartu merah buat kedua pemain.
Dalam laga lawan Borneo, Julian kena kartu kuning kedua yang berakibat kartu merah. Sementara, kartu merah Bayu terbilang lebih berat karena kartu merah langsung yang secara regulasi dipastikan bakal naik ke meja sidang Komdis PSSI untuk diberi sanksi tambahan.
“Kartu merah yang diterima Julian hanyalah akumulasi kartu kuning kedua, kalau Bayu kan kartu merah langsung, jadi ada sanksi tambahan,” pungkas pria asal Bogor itu.
