Pelatih Marcos Santos siapkan program latihan Arema selama Ramadhan dalam lanjutan Super League 2025-2026. Hal itu menjadi tantangan baru bagi sang arsitek asal Brasil.
Maklum, Marcos belum punya pengalaman melatih klub yang dihuni mayoritas pemain muslim yang harus berpuasa di bulan Ramadhan. Ini menjadi pengalaman pertama bagi pelatih berusia 46 tahun tersebut.
General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi mengaku sudah memanggil Marcos beberapa waktu lalu. Mereka bertemu untuk membahas rencana tim selama bulan suci.
“Kemarin sudah kita meetingkan dengan pelatih, mungkin karena pelatih belum punya pengalaman menangani tim yang mayoritasnya menjalani ibadah puasa ya, ini jadi tantangan buat kita,” kata Yusrinal kepada WEAREMANIA.
Program Latihan Arema Selama Ramadhan Sudah Dikonsultasikan
Pria yang akrab disapa Inal itu menegaskan, apapun program yang dibuat untuk para penggawa Arema sudah dikonsultasikan dengan beberapa elemen. Termasuk Dokter Tim Nanang Tri Wahyudi yang turut memberi masukan.
“Meski ini hal baru buat Coach Marcos, tapi kan ada staf pelatih yang bisa membantu soal ini. Mwreka yang memberi masukan untuk program latihan, terutama untuk Coach Marcos dan Coach Carlos Airon (Pelatih Fisik Arema) soal ini, mereka harus gimana, asupan gizinya gimana, dan sebagainya,” imbuhnya.
“Kami juga konsultasi dengan dokter tim. Tentunya kami harus mengubah jadwal latihan, misal mendekati waktu buka puasa. Bismillah, kita sudah siap, karena jauh-jauh hari sudah kita pikirkan,” pungkasnya.
