Skuad Arema kenakan pita hitam saat menahan imbang Persijap Jepara 0-0 di Pekan 4 Super League 2025-2026, Sabtu (30/8/2025) di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara. Itu menjadi tanda duka untuk Affan Kurniawan.
Seperti diketahui, Affan merupakan pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal ditabrak dan dilindas kendaraan taktis (rantis) Polda Metro Jaya, Kamis (28/8/2025). Tragedi itu terjadi saat massa melakukan unjuk rasa di sekitar gedung DPR/MPR di Jakarta.
Meninggalnya Affan turut memantik duka bagi masyarakat Indonesia, tak terkecuali klub sepak bola Arema. General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Affan yang menjadi korban dalam tragedi tersebut.
“Pita hitam adalah bentuk kepedulian kami dengan apa yang terjadi akhir-akhir ini. Kami berbelasungkawa atas korban yang meninggal,” kata Yusrinal.
Skuad Arema Kenakan Pita Hitam Teriring Doa untuk Indonesia
Pria yang akrab disapa Inal itu juga menyampaikan doa terbaiknya untuk Indonesia. Harapannya situasi di Tanah Air lekas membaik.
Seperti diketahui, demonstrasi menyuarakan ketidakpuasan terhadap DPR RI itu meluas tak hanya terjadi di ibu kota tapi juga di daerah. Situasi tidak kondusif di beberapa daerah bahkan sampai membuat tiga pertandingan Super League 2025-2026 di Pekan 4 harus ditunda.
“Semoga lekas membaik Indonesia,” pungkas pria asal Bogor tersebut.
