Pelatih Ze Gomes jawab alasa Wiliam Marcilio dicadangkan di dua laga terakhir Arema di Liga 1 2024-2025. Termasuk ketika Arema ditahan imbang PSM Makassar 1-1 di Pekan 22, Senin (10/2/2025).
Butuh gol, pada awal babak kedua, Ze justru memasukkan Bayu Setiawan menggantikan Dendi Santoso ketimbang Wiliam yang telah mencetak lima gol dan tujuh assist. Memasuki menit 70, alih-alih memasukkan Wiliam, Ze lebih memilih Hamzah Titofani untuk menggantikan Salim Tuharea.
Wiliam baru benar-benar dimainkan di menit 85 menggantikan Choi Bo-kyeong ketika Arema unggul jumlah pemain karena Balotelli dikartu merah. Praktis, hanya ada lima menit plus tiga menit tambahan waktu bagi gelandang serang asal Brasil itu untuk beraksi di lapangan.
“Pertama, bagi saya, gak ada yang lebih besar daripada nama klub, Arema, begitu pula dengan pemain, siapapun itu,” kata Ze.
Wiliam Marcilio Dicadangkan Tapi Tetap Berkontribusi
Meski hanya lima menit, Ze tak bisa menutup mata bahwa Wiliam tetap masih bisa berkontribusi untuk Arema. Pemilik jersey bernomor punggung 10 ini bahkan nyaris mencetak gol kemenangan bagi Arema.
Pada menit 87, Wiliam melepaskan tembakan hasil sodoran bola dari Pablo Oliveira, tapi bidikannya masih meleset dari target. Begitu pula di menit 90+4, dalam situasi skrimit, Wiliam kembali melepaskan tendangan menyusur tanah ke gawang PSM, tapi bolanya masih bisa ditahan kiper Reza Arya.
Selain dua tembakan itu, Wiliam juga mencatatkan satu crossing. Bukan cuma dalam menyerang, pemain berusia 28 tahun itu juga berkontribusi saat timnya hilang bola, yakni satu intersep, dan satu tekel.
“Sekali lagi, kita harus mendahulukan (kepentingan) klub dan target tim kita,” pungkas pelatih asal Portugal tersebut.
