9 Kemenangan Tandang Arema di ISL 2009-2010

9 Kemenangan Tandang Arema di ISL 2009-2010
Lineup Arema (C) VAMOS

Salah satu kunci Arema memenangi Indonesia Super League (ISL) 2009-2010 tak hanya konsisten di laga kandang saja. Total 9 kemenangan tandang Arema turut menjadi penentu gelar tersebut.

Sembilan kemenangan Arema di ISL 2009-2010 itu dibuat di putaran pertama dan putaran kedua. Pada putaran pertama, skuad Singo Edan yang saat itu dilatih pelatih Robert Rene Alberts menuai lima kemenangan tandang, sedangkan di putaran kedua cuma empat kemenangan tandang.

Kemenangan tandang pertama Arema di musim tersebut adalah saat mengempaskan tuan rumah Bontang FC (22/10/2009) di pekan ketiga. Laga yang juga laga tandang perdana Arema itu berakhi dengan kemenangan 2-1.

Setelah itu, pada putaran pertama Arema menaklukkan empat tuan rumah lainnya. Pierre Njanka dan kawan-kawan mengalahkan Persisam Samarinda 1-0, Pelita Jaya 2-0, Persijap Jepara 1-0, dan Persik Kediri 1-0. Sementara, pada putaran kedua, Arema mengalahkan PSM Makassar 2-0, Persema Malang 3-1, Persiwa Wamena 2-0, dan Persija Jakarta 5-1.

Arema Cetak 15 Gol di Kandang Lawan

Arema mampu mencetak 57 gol pada ajang ISL 2009-2010, dan hanya kebobolan 22 gol. Khusus laga tandang, 15 gol dilesakkan para penggawa Singo Edan, dan kebobolan tujuh gol saja.

Kemenangan tandang atas Persija Jakarta di pekan 34 (30/5/2010) menjadi yang paling epik. Sebab, Arema mampu membobol gawang tim tuan rumah lima kali, dengan skor akhir menang 5-1, yang tercatat sebagai salah satu kemenangan tandang terbesar mereka sepanjang masa.

Menariknya, dari sembilan kemenangan tandang itu, Arema mencatatkan enam kali cleansheet. Gawang Arema tak kebobolan di kandang Persisam Samarinda, Pelita Jaya, Persijap Jepara, Persik Kediri, PSM Makassar, dan Persiwa Wamena.

Roman Chmelo Jadi Top Skorer di Laga Tandang

Roman Chmelo jadi top skorer Arema di laga tandang di ISL 2009-2010. Total, pemain asal Slovakia itu melesakkan tujuh gol.

Berikutnya, ada nama penyerang andalan Arema, Noh Alam Shah yang mencetak lima gol. Lalu, dua gol dibuat Esteban Guillen dan Muhammad Ridhuan, serta masing-masing satu gol dari Rachmat Afandi dan Pierre Njanka.