Arema Berharap Pengalaman Trio Malangan Lawan PSIS Semarang

Arema berharap pengalaman trio Malang, Dedik Setiawan, Johan Farizi, dan Dendi Santoso saat melawan PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 1 2021-2022 Pekan 4, Sabtu (25/9/2021). Pasalnya, ketiganya pernah menjebol gawang PSIS sebelumnya.

Memang, Farizi dan Dedik termasuk dalam lima pemain Arema yang dipanggil gabung pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia pada 19-30 September 2021. Namun, kabarnya kelima pemain itu diizinkan pulang ke klub untuk membela Arema di laga melawan PSIS nanti.

Inilah Pengalaman Trio Malangan Jebol Gawang PSIS Semarang

1. Dedik Setiawan

Dedik tercatat menjadi pemain Arema paling rajin menjebol gawang PSIS sejak gabung tim pada pertengahan musim 2016. Pemain asli Dampit, Kabupaten Malang itu sudah lima kali melesakkan golnya ke gawang PSS.

Gol-gol itu dibuatnya dalam empat pertandingan berbeda. Dedik menjebol gawang PSIS di laga uji coba pramusim 2018 (4/1/2018), Piala Gubernur Kalimantan Timur 2018 (23/2/2018), Liga 1 2018 (1/6/2018), dan dua gol di Piala Menpora 2021 (30/3/2021).

2. Johan Ahmat Farizi

Selain Dedik dengan lima golnya, di skuad Arema saat ini masih ada dua pemain lainnya yang pernah berpengalaman membobol gawang PSIS. Meski berposisi sebagai bek sayap, Johan Farizi tercatat pernah dua kali melakukannya.

Gol pertama pemain asli Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang itu dibuatnya di ajang Piala Presiden 2018 (25/1/2018). Satu gol lagi dilesakkannya saat Arema bersua PSIS di sebuah laga uji coba (4/5/2019).

3. Dendi Santoso

Dendi Santoso juga pernah menecetak gol ke gawang PSIS sebelum ini. Sama dengan Johan Farizi, pemain asli Kota Malang itu pun melakukannya dua kali.

Untuk pertama kalinya Dendi menceploskan bola ke gawang PSIS di laga uji coba (28/3/2015). Sementara, satu gol lagi dibukukan pemilik jersey bernomor punggung 41 itu di Liga 1 2018 (4/11/2018).

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.