EDITORIAL: Ragam Formasi Arema Ala Mario Gomez

EDITORIAL: Ragam Formasi Arema Ala Mario Gomez
Jonathan Bauman (C) DANI KRISTIAN

Begitu didapuk menjadi pelatih kepala Arema, ada pertanyaan klise yang terlontar kepada Mario Gomez. Akan seperti apakah formasi Arema di tangan pelatih asal Argentina itu?

Melihat musim lalu, Arema ketika dipegang pelatih Milomir Seslija kerap menggunakan formasi 4-3-3. Dalam sebuah pertandingan, kadang formasi tersebut berubah menjadi 4-5-1 ketika diserang, atau 4-2-4 ketika melancarkan serangan.

Formasi yang sama pun kerap menjadi andalan Gomez di dua tim lamanya, Persib Bandung dan Borneo FC. Di dua klub pesaing Arema di Liga 1 2020 itu, pelatih berusia 63 tahun ini sering megandalkan satu striker target man, yang ditopang dua sayap yang bertugas memberi crossing atau menusuk ke jantung pertahanan lawan.

Yang menarik, apakah Gomez menerapkan formasi tersebut di Arema musim 2020 ini sekaligus mempertahankan pakem formasi Arema musim lalu? Jika melihat komposisi pemain yang dimilikinya, sepertinya jawabannya tidak.

Suka Memainkan Formasi Arema dengan Dua Striker

Pada sejumlah pertandingan yang sudah dijalani Arema selama pramusim, Mario Gomez lebih suka memainkan dua striker sekaligus. Formasi yang dipakainya 4-4-2 atau 3-5-2.

Sekilas, formasi dua penyerang ini mengurangi kekuatan lini depan Arema dari sebelumnya satu penyerang tengah, dibantu dua sayap kanan dan kiri). Tapi jangan salah, selain dua penyerang di depan, dua pemain sayap bakal ikut membantu menyerang yang membuat jumlah penyerang menjadi empat orang.

Tetap mengandalkan dua penyerang, Gomez juga pernah mencoba formasi 3-5-2 di pramusim lalu. Tiga bek sejajar dipasangnya, dibantu oleh dua wing back di kanan dan kiri yang juga naik turun membantu serangan.

Gaya Bermain Pasca Hengkangnya Makan Konate

Perbedaan yang mencolok dari Arema musim 2020 ini dengan skuad musim lalu tentu tak adanya lagi sosok Makan Konate yang biasa jadi one man show. Pada musim 2019 lalu, pemain asal Mali itu kerap diberi keleluasaan untuk mengobrak-abrik pertahanan lawan dengan aksi-aksi individunya.

Musim ini, Mario Gomez bakal lebih mengandalkan kerja sama penggawa Singo Edan, menyerang dan bertahan bersama-sama. Oh In-kyun dan Jonathan Bauman yang pernah bermain bersama di Persib Bandung pada musim 2018 bakal jadi tumpuan di sektor ini.