Evaluasi Putaran Pertama: 5 Faktor Penyebab Buruknya Catatan Tandang Arema

Evaluasi Putaran Pertama: 5 Faktor Penyebab Buruknya Catatan Tandang Arema
Evaluasi Putaran Pertama: 5 Faktor Penyebab Buruknya Catatan Tandang Arema (C) DANI KRISTIAN

Terlepas dari peringkat 4 yang diduduki di akhir putaran pertama Liga 1 2019, Arema memiliki masalah di laga tandang. Buruknya catatan tandang Arema ini setidaknya disebabkan oleh 5 faktor.

Dari 7 laga tandang yang dijalani di putaran pertama, Arema mengalami lima kali kekalahan. Skuat Singo Edan kalah 1-3 dari PSS Sleman, 0-2 dari Borneo FC, 0-1 dari Madura United, 2-4 dari Kalteng Putra, dan 1-2 dari Bali United.

Sebagai bukti buruknya catatan tandang Arema di putaran pertama, anak asuh pelatih Milomir Seslija ini hanya mampu menuai empat poin di kandang lawan. Tiga poin didapatkan saat mengalahkan tuan rumah Semen Padang 1-0, dan satu poin saat menahan imbang Persija Jakarta 1-1.

1. Non-Teknis

Faktor non-teknis ini merupakan penyebab kekalahan Arema di laga pembuka Liga 1 2019 melawan tuan rumah PSS. Bermain di Sleman, skuat Singo Edan menderita kekalahan 1-3.

Sempat tertinggal 0-1 oleh gol Brian Ferreira, Arema sejatinya mampu menyamakan skor 1-1 lewat Sylvano Comvalius.

Petaka terjadi usai skor kembali imbang tersebut. Laga sempat dihentikan lantaran kericuhan pendukung tuan rumah dengan Aremania yang sebenarnya datang bertamu dengan baik-baik.

Setelah sekitar satu jam terhenti, laga dilanjutkan kembali. Arema yang bermain dalam suasana mencekam harus merelakan gawangnya bobol lagi oleh dua gol Evghen Bokhasvili dan Rangga Muslim Perkasa.

2. Fighting Spirit Hilang

Kekalahan 0-2 di kandang Borneo FC menjadi kekalahan beruntun Arema di awal kompetisi. Pemain Arema dinilai kehilangan fighting spirit oleh pelatihnya, Milomir Seslija.

Dua gol Borneo FC dibuat pada babak kedua. Pelakunya adalah Ambrizal Umanailo dan Lerby Elliandry.

3. Tidak Beruntung

Faktor ketidakberuntungan menjadi alasan kekalahan Arema di kandang Madura United. Melawat ke markas tim bertabur bintang itu, skuat Singo Edan mengalami kekalahan tipis 0-1.

Penggawa Singo Edan dinilai sudah bermain bagus di laga tersebut. Mereka tampil menekan sepanjang pertandingan. Sejumlah peluang mencetak gol juga mampu diciptakan.

Sayangnya, penampilan apik Arema saat itu tak serta-merta mendekatkan Dewi Fortuna. Gawang Arema kebobolan lewat gol indah Andik Vermansyah melalui tendangan bebas dengan sudut sempit.

4. Absennya Pemain Inti

Absennya pemain inti tak pelak juga menjadi faktor penyebab kekalahan Arema di laga tandang. Diakui atau tidak, alasan itulah yang membuat mereka kehilangan poin usai kalah 2-4 di kandang Kalteng Putra.

Dalam laga tersebut, tercatat lima pemain inti absen dengan alasan cedera. Mulai dari Hamka Hamzah, Sylvano Comvalius, Jayus Hariono, Johan Farizi, dan Dedik Setiawan.

5. Lawan Lebih Bagus

Selain keempat faktor di atas, kekalahan Arema di laga tandang juga disebabkan oleh tim lawan yang lebih bagus. Hal itu bisa dilihat dari laga melawan Bali United di mana Arema kalah 1-2.

Penampilan Bali United yang stabil sepanjang putaran pertama salah satunya ditentukan oleh kualitas pemain dan permainan mereka. Pelatih Milomir Seslija pun mengakui secara kualitas individu yang menentukan pemenang laga di kandang Bali United tersebut.