Performa 5 Penyerang Asing Terakhir yang Dimiliki Arema

Performa 5 Penyerang Asing Terakhir yang Dimiliki Arema
Gustavo Giron (C) WEAREMANIA

Arema kembali mencari penyerang asing untuk Liga 1 2021 mendatang. Setidaknya, ada 5 penyerang asing yang memperkuat Arema dalam lima musim terakhir. Bagaimana performanya?

Diakui atau tidak, sosok pemain asing tetap dibutuhkan oleh klub-klub Liga 1, termasuk Arema. Penyerang impor ini berfungsi mendobrak pertahanan tim-tim lawan yang kebanyakan juga mengandalkan stopper asing.

Sayangnya, Arema kerap mendapatkan penyerang-penyerang asing yang kurang sesuai dengan ekspektasi dalam beberapa tahun terakhir. Performa mereka tidak sesuai yang diharapkan.

Kelima pemain asing itu ada yang bertahan hingga akhir kompetisi karena sebuah keterpaksaan, ada pula yang bernasib tragis didepak pada paruh musim. Bahkan, ada pula yang cuma tampil di pramusim saja tak sampai mencicipi caps di kompetisi resmi.

Inilah Performa 5 Penyerang Asing Terakhir yang Dimiliki Arema

Sudah Seperti Saga Transfer Lionel Messi, Nasib Elias Alderete Masih Abu-abu
Elias Alderete (C) DANI KRISTIAN

1. Elias Alderete

Elias Alderete bergabung dengan Arema di Liga 1 2020 lalu. Pemain berusia 25 tahun ini dipinjam Arema dari klub Argentina, Chacarita. Sepanjang pramusim, tiga gol sempat dibuat penyerang asal Argentina itu.

Di saat legiun asing lainnya memutuskan pergi dari Arema karena kompetisi vakum di tengah pandemi covid-19, Elias memilih setia. Namun, saat pelatih anyar bernama Carlos Oliveira tiba, pemilik jersey bernomor punggung 33 itu terbuang juga.

Performa Elias di Liga 1 2020 pun tak terlalu mengecewakan, dengan dua kali tampil (108 menit) dalam tiga laga yang dijalani Arema sebelum kompetisi dibubarkan. Satu gol ke gawang Persib Bandung dibuatnya.

2. Robert Lima Gladiator

Robert Lima Gladiator didatangkan Arema di masa pramusim Liga 1 2019 bersama gelandang asing berpaspor Asia, Pavel Smolyachenko. Namun, penyerang asal Brasil itu cuma tampil di Piala Indonesia 2018-2019 dan Piala Presiden 2019.

Pertama tampil di Piala Indonesia 2018-2019, Gladiator langsung mencetak dua gol ke gawang Persita Tangerang di leg pertama babak 32 besar, ditambah satu gol di leg kedua. Satu gol lainnya dibuatnya di babak 16 besar saat ditahan imbang Persib Bandung 2-2 yang membuat Arema tak lolos.

Secara teknik, sebenarnya Gladiator punya kemampuan sebagai targetman, sosok yang dibutuhkan Arema kala itu. Namun, usai Arema menjuarai Piala Presiden 2019, nama Gladiator dicoret, sedangkan Pavel masih diberi waktu setidaknya hingga paruh musim.

Pemain dan Mantan Pemain Arema dari Eropa (UEFA) Dalam manual liga yang dibuat operator kompetisi, klub berhak mengontrak pemain asing dengan jumlah tertentu. Dari kuota yang ditentukan itu bisa diisi pemain asing Eropa (negara anggota UEFA). Lalu, siapa sajakah pemain dan mantan pemain Arema dari Eropa? Roman Chmelo menjadi pemain Eropa pertama yang memperkuat Arema. Datang di putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2008-2009, semusim berikutnya menjadi bagian penting kala Arema mengangkat trofi juara ISL 2009-2010. Beda dengan Roman, nasib Liontin Chitescu sungguh tragis dengan menjadi pemain Eropa paling cepat memperkuat Arema. Datang di waktu yang sama dengan Roman, pemain asal Rumania itu justru dicoret ISL 2008-2009 putaran kedua baru berjalan dua pertandingan. Pemain Eropa lainnya yang menarik perhatian adalah Kiko Insa. Walau hanya bermain di dua turnamen lantaran QNB League 2015 dihentikan, pemain asal Spanyol itu meninggalkan kesan bagi Aremania usai membuat tato singa di lengannya. Berikut Daftar Pemain dan Mantan Pemain Arema dari Eropa Slovakia Roman Chmelo (ISL 2008-2009 putaran kedua, ISL 2009-2010, ISL 2010-2011) Roman Golian (ISL 2010-2011 putaran kedua) Rumania Liontin Chitescu (ISL 2008-2009 putaran kedua, dicoret setelah dua pertandingan) Spanyol Kiko Insa (Piala Jenderal Sudirman 2015, Bali Island Cup 2015) Toni Mossi (Piala Jenderal Sudirman 2015, Bali Island Cup 2015) Makedonia Goran Gancev (ISC A 2016) Montenegro Srdan Lopicic (ISC A 2016 putaran pertama) Balsa Bozovic (Liga 1 2018 putaran pertama) Serbia Srdan Ostojic (Liga 1 2018 putaran kedua) Belanda Sylvano Comvalius (Liga 1 2019)
Sylvano Comvalius (C) DANI KRISTIAN

3. Sylvano Comvalius

Sylvano Comvalius menjadi pemain pengganti Robert Lima Gladiator yang datang sesaat sebelum Liga 1 2019 bergulir. Bermodal status sebagai top skor Liga 1 2017 bersama Bali United, Arema berharap banyak pada penyerang asal Belanda itu.

Sejatinya, Comvalius yang didatangkan dari klub Malaysia, Kuala Lumpur FA menjadi andalan di lini depan Arema. Namun, produktivitasnya jauh menurun jika dibandingkan dengan saat masih memperkuat Bali United.

Tampil dalam 27 pertandingan (1841 menit), Comvalius cuma melesakkan lima gol saja untuk Arema. Saat kompetisi berakhir, pemilik jersey bernomor punggung 99 itu dipinjamkan ke Persipura Jayapura bersama pemain asing Arema lainnya, Arthur Cunha.

Thiago Furtuoso Juga Pernah Bikin Gol Salto di Arema

4. Thiago Furtuoso

Thiago Furtuoso merupakan rekrutan Arema di Liga 1 2018. Penyerang asal Brasil ini sempat menghadirkan optimistis saat tampil bagus dengan mencetak gol di beberapa laga uji coba dan Piala Presiden 2018.

Sayangnya, mantan pemain Bhayangkara FC itu cuma setengah musim saja berseragam Arema. Sepanjang putaran pertama, Thiago membukukan sembilan penampilan (856 menit) dan mencetak lima gol (dua gol dari titik penalti).

Cukup sedikitnya caps Thiago bersama Arema di putaran pertama merupakan efek seringnya cedera yang menderanya. Akhirnya, pada bursa transfer paruh musim, pemain yang berjuluk Thiagol itu dicoret.

Performa 5 Penyerang Asing Terakhir yang Dimiliki Arema
Gustavo Giron (C) WEAREMANIA

5. Gustavo Giron Marulanda

Gustavo Giron Marulanda merupakan penyerang Arema di ajang Indonesian Soccer Championship (ISC) A 2016. Pemain asal Australia itu mengisi slot pemain asing berpaspor Asia.

Namun, Giron yang berstatus sebagai top skor kompetisi regional di Australia itu cuma memperkuat Arema di putaran pertama saja dengan melesakkan dua gol. Dua klub yang pernah dibobolnya adalah Bhayangkara FC dan Gresik United.

Usai putaran pertama, nama Gustavo menjadi pemain asing yang dievaluasi manajemen dan tim pelatih Arema bersama Srdan Lopicic. Kontrak keduanya pun akhirnya tak diperpanjang.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.