5 Alasan Arema Tak Boleh Meremehkan Borneo FC

Arema tak boleh meremehkan Borneo FC saat bersua di Liga 1 2021-2022 Pekan 16, Jumat (10/12/2021) mendatang. Setidaknya ada lima alasan masuk akal yang melatarbelakanginya.

Bagi kedua tim, pertemuan ini adalah yang ke-14 kalinya. Sebelumnya, Arema cuma bisa menang tiga kali, imbang empat kali, dan kalah enam kali.

Memang, Arema punya modal bagus untuk menantang Borneo FC di laga ini. Skuad Singo Edan pekan lalu baru saja memecahkan rekor tak terkalahkan milik Persib Bandung, yakni 12 laga beruntun.

Hanya saja, catatan positif itu jangan sampai membuat anak asuh pelatih Eduardo Almeida jemawa. Setidaknya, Borneo FC bukanlah tim sembarangan.

Terbukti, saat ini tim berjuluk Pesut Etam itu berada di papan atas, tepatnya di peringkat 7. Total 25 poin sudah dikumpulkan hasil dari tujuh kali menang, empat kali imbang, dan empat kali kalah.

Inilah 5 Alasan Arema Tak Boleh Meremehkan Borneo FC

1. Rekor 5 Kemenangan Beruntun

Borneo FC mencatatkan rekor positif di lima laga terakhirnya di Liga 1 2021-2022. Bahkan, empat kemenangan di antaranya dicapai dengan rekor cleansheet. Sebelum melawan Arema, Borneo FC mengalahkan PSIS Semarang 1-0, Persipura Jayapura 1-0, Persela Lamongan 2-0, Persija Jakarta 2-1, dan Persiraja Banda Aceh 2-0.

2. Tak Pernah Kalah dari Arema di Kompetisi

Borneo FC memiliki rekor bagus ketika bertemu dengan Arema di kompetisi resmi. Tiga kekalahan mereka dari Arema semuanya diderita di laga uji coba, Babak 8 Besar Piala Jenderal Sudirman 2015, dan Final Piala Presiden 2017.

3. Sosok Francisco Torres dan Jonathan Bustos

Borneo FC punya sosok Francisco Torres dan Jonathan Bustos. Keduanya adalah top skor dan top assist tim berjuluk Pesut Etam tersebut. Torres mengoleksi sembilan gol dan Bustos empat assist sejauh ini.

4. Racikan Risto Vidakovic

Risto Vidakovic mulai melatih Borneo FC di Liga 1 2021-2022 ini. Sebagai pelatih anyar di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, pelatih asal Serbia itu tentu belum banyak dikenal karakter racikannya. Sebelum ini, Risto berpengalaman melatih Maziya S&Rc, klub Maladewa.

5. Mantan Terindah

Ada dua mantan pemain Arema yang musim ini bermain di Borneo FC. Mereka adalah Nur Diansyah, stopper yang tampil di Liga 1 2020 lalu, dan Hendro Siswanto yang sudah memperkuat Arema sejak 2011. Tentu saja, kehadiran mereka yang sedikit banyak tahu seluk-beluk Arema bisa menjadi ancaman.

Menyedihkan saat harus berpisah, Baca: Salam Perpisahan Hendro Siswanto kepada Aremania

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.