Tunggal Putri UINSA Dominasi Perempat Final LIMA Badminton

LIMA Badminton
LIMA Badminton

Babak perempat final perseorangan tunggal putri LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference, yang berlangsung di Gedung Bundar Al Asy’ari, Universitas Islam Malang (Unisma), telah usai.

UINSA menjadi tim yang mendominasi di kategori ini dengan menempatkan tiga pemainnya di babak empat besar LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference Season 8 kategori perseorangan tunggal putri.

Penyisihan perseorangan tunggal putri dibuka oleh kemenangan Rya Chitra Argadilla dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya atas Callistia Christabela dari Universitas Surabaya (Ubaya). Rya Chitra Argadilla sukses melaju ke partai semifinal lewat rubber game dengan keunggulan 21-15, 18-21, dan 11-8.

UINSA semakin mendominasi kategori perseorangan tunggal putri. Mereka memenangi pertandingan kedua dan ketiga tunggal putri LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference Season 8. Riska Resaria Indah Qadirriah sukses menang dua set langsung atas Aqila Rafifa Putri Arief dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), 23-21 dan 21-14. Sedangkan Fitri Rizaniatul Aulia mampu memenangi pertandingan kala bertemu dengan teman satu almamaternya di UINSA, yakni Sukma Anggraeni Dwi Putri, 21-12 dan 21-15.

UIN Malang menjadi satu-satunya tim selain UINSA yang berhasil melaju ke babak empat besar perseorangan tunggal putri LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference Season 8. Student athlete UIN Malang, Nola Reza, mampu memenangi pertandingan dua gim langsung atas Aisyah Sal Sabilla dari UINSA, 22-20 dan 21-17.

UINSA mampu mengirimkan tiga pemainnya ke babak empat besar perseorangan tunggal putri LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference Season 8. Akan tetapi, ofisial UINSA, Suwidi, tidak mengentengkan fakta tersebut.

“Alhamdulillah kami mampu meraih tiga kemenangan dari empat pertandingan yang ada di perseorangan tunggal putri. Namun, kami tidak akan meremehkan lawan kami selanjutnya. Saya menekankan kepada para pemain agar bermain sepenuh hati mereka meskipun lawannya adalah teman satu almamater. Kami menanamkan kepada setiap pemain agar menghargai setiap lawan mereka. Olahraga adalah sebuah alat untuk menyatukan seluruh pihak,” ucapnya.

Meskipun atletnya tidak lolos ke babak empat besar, pelatih dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Dibyo Tri Widodo, mengungkapkan rasa bangganya terhadap pemain putri tunggal mereka.

“Pada awal pertandingan, Aqila Afifah gugup sehingga lawan dapat mengambil celah tersebut untuk mendapatkan poin. Akan tetapi, pemain kami menunjukkan usaha yang besar untuk meraih kemenangan. Walaupun hasil akhir tidak berpihak kepada kami, saya sangat bangga dengan perjuangan yang ditunjukkan oleh pemain kami di pertandingan perseorangan tunggal putri ini,” ucapnya.

Datang dan saksikan aksi keempat student athlete dari UINSA dan UIN Malang pada LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference Season 8 di Gedung Bundar Al Asy’ari, Universitas Islam Malang (Unisma), atau streaming melalui official Youtube Channel Liga Mahasiswa.