Basile Essa Mvondo dan Fakta Menariknya di Arema

Basile Essa Mvondo dan Fakta Menariknya di Arema
Basile Essa Mvondo (C) KABAR ARENA KITA

Selamat ulang tahun, Basile Essa Mvondo! Penyerang yang pernah memperkuat skuad Singo Edan di Liga Indonesia 2007-2008 itu genap berusia 42 tahun hari ini (19/4/2020). Setidaknya ada tiga fakta menarik dari pemain asal Kamerun ini.

Essa yang lahir di Douala, Kamerun, 19 April 1978 didatangkan Arema sejak awal musim dengan status “menganggur”. Sebelum ke Arema, Essa terakhir memperkuat salah satu klub asal Singapura, Woodlands.

Meski demikian, ekspektasi pelatih Miroslav Janu kala itu cukup tinggi padanya untuk dijadikan andalan di lini depan Arema. Kehadirannya sempat diharapkan dapat menjadi tandem Emaleu Serge yang ternyata lebih dulu mengalami cedera di pramusim.

Jersey bernomor punggung 9 khas seorang striker dikenakannya selama membela Arema. Bisa jadi, ekspektasi pelatih, dan Aremania memotivasinya mengeluarkan kemampuan terbaik di lapangan hijau.

Basile Essa Mvondo dan 7 Golnya Setengah Musim

Bukti penampilan maksimalnya di lapangan hijau tentu gol demi gol yang dibuat Essa Mvondo untuk Arema. Tercatat, selama separuh musim saja, tujuh gol sudah dikemasnya.

Bahkan, pada laga debutnya bersama Arema, dua gol diborongnya ke gawang Persegi Gianyar Bali di menit 21 dan 82 (10/2/2007). Kala itu, Arema dibawanya memenangkan pertandingan pekan pertama Ligina 2007-2008 dengan skor 2-0.

Brace kembali dicatatkannya ke gawang Perseman Manokwari (29/4/2007), yang salah satunya dari titik penalti saat Arema menang 3-0. Sementara, tiga gol lainnya dilesakkan Essa ke gawang Persiba Balikpapan (20/2/2007) (1-1), Persis Solo (5/4/2007) (3-0), dan PSM Makassar (22/4/2007) (2-0).

Basile Essa Mvondo Terdepak di Akhir Putaran Pertama

Tujuh gol selama putaran pertama ternyata tak cukup untuk memikat hati pelatih Miroslav Janu untuk terus memakai jasa Essa Mvondo di Arema. Penyerang dengan gaya rambut cepak itu pun terdepak pada paruh musim.

Dua pemain asing turut hengkang bersamanya di masa itu. Dua tumpuan Arema di lini tengah, Anthony Jomah Ballah dan Joao Carlos ikut dicoret dengan alasan tidak cocok dengan strategi Miro.

Sebagai pengganti Essa di lini depan, manajemen Arema mendatangkan Emile Bertrand Mbamba yang ternyata tak kalah moncernya. Sebelum skorsing dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI pada pemain yang juga berasal dari Kamerun itu, total 12 gol dibuatnya (hingga babak 8 besar).

Catatan Mentereng Basile Essa Mvondo di Timnas Kamerun

Manajemen Arema rupanya tak salah mendatangkan Essa Mvondo sebagai andalan di lini depan di Ligina 2007-2008. Penyerang bertinggi 175 cm ini ternyata punya catatan mentereng bersama Tim Nasional Kamerun.

Sebelum berkarier di Arema, pada usia 17 tahun (1995), Essa sudah tergabung dalam skuad Timnas Kamerun U-21. Essa dan kawan-kawannya menjuarai ajang African Youth Championship 1995.

Saat itu, Essa yang memperkuat Aigle Royal Menoua, klub lokal asal Kota Dschang, Kamerun, dipromosikan ke timnas senior Kamerun untuk Piala Afrika 1996. Bersama sejumlah pemain tenar seperti Rigobert Song, Pierre Wome, Marc-Vivien Foe, Mahouve Marcel, dan lain-lain, Essa bertahan di Timnas hingga tahun 1998.