Kiper Arema, Adi Satryo mengaku tak terlalu berharap kembali ke Timnas Indonesia. Padahal, ada jalan menuju ke sana seiring penampilan apiknya di Super League 2025-2026 bersama Skuad Singo Edan.
Dalan empat laga yang dijalaninya bersama Skuad Singo Edan, Adi meraih gelar Player Of The Match dua kali dan Player Of The Week sekali. Pemain asal Tangerang itu pun sudah mengemas satu cleansheet di laga terakhirnya melawan Persijap Jepara.
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert tentu tak akan menutup mata melihat sinar Adi di antara gempuran hadirnya kiper-kipee asing di kompetisi musim ini. Namun, Adi menyerahkan nasibnya kepada takdir yang siapa tahu membawanya kembali ke Skuad Garuda.
“Kalau soal itu, semua pemain mungkin punya target sendiri untuk menjadi pemain Timnas lagi kan, tapi saya gak terlalu berharap ke arah sana,” kata Adi.
Lebih Fokus ke Arema Ketimbang Pikirkan Soal Kembali ke Timnas Indonesia
Adi menegaskan pilihannya saat ini lebih fokus ke penampilannya bersama Arema. Jika bisa konsisten di bawah asuhan Pelatih Marcos Santos, pemain berusia 24 tahun itu yakin bisa mengulang masa-masa indah memakai seragam Merah-Putih.
Karier Adi bersama Timnas memang cukup panjang dimulai dari Timnas Indonesia U-19 pada tahun 2020. Eks pemain PSIS Semarang itu terakhir memperkuat Timnas Indonesia senior dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Juni 2024 lalu.
“Bagi saya, saat ini yang terpenting saya tampil konsisten dulu untuk diri saya sendiri ke depannya,” pungkas pemilik jersey bernomor punggung 30 itu.
