Denda Rp 100 ribu Menunggu Pemain Timnas U-16 yang Makan Sembarangan

Denda pemain Timnas U-16
(pssi.org)

Pemain Timnas U-16 yang mengkonsumsi makanan secara sembarangan akan dikenakan denda sebesar Rp 100 ribu. Hal ini disampaikan oleh sang pelatih, Bima Sakti dalam konferensi pers daring di Jakarta, Sabtu (26/9/20).

“Kalau ada yang ketahuan mengonsumsi makanan, yang kami golongkan sebagai makanan ‘sampah’ dan makanan ‘racun, termasuk dengan memesannya secara daring, akan didenda Rp100 ribu,” ujar Bima

Menurut Bima, denda untuk pemain Timnas U-16 tersebut bertujuan untuk mendidik pemain agar disiplin dalam mengatur pola makan sebagai pesepak bola. Pemain diminta untuk menghindari asupan terutama yang berminyak dan digoreng.

“Jadi ini bukan bukan soal dendanya, tetapi bagaimana para pemain membiasakan pemain untuk disiplin soal makanan hingga nanti mereka memperkuat timnas kelompok umur yang lebih dewasa,” tambahnya.

Juru taktik timnas Indonesia di Piala AFF 2018 itu menegaskan, saat ini makanan yang disiapkan untuk pemain timnas dipantau oleh ahli gizi yang disediakan oleh PSSI.

Timnas U-16 tengah menjalani pemusatan latihan (TC) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, 20-29 September. Ada 30 pemain yang mengikuti pemusatan latihan yang menjadi persiapan menuju Piala Asia U-16 tersebut.

Piala Asia U-16 akan berlangsung di Bahrain, awal 2021. Sejatinya turnamen itu dilaksanakan di tempat yang sama 25 November-12 Desember tetapi ditunda oleh AFC karena pandemi COVID-19.

Di turnamen tersebut, Indonesia bergabung di Grup D bersama Arab Saudi, China dan juara bertahan, Jepang.

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.