Muhammad Rafli Ingin Balas Kepercayaan Pelatih Timnas Indonesia

Muhammad Rafli Ingin Balas Kepercayaan Pelatih Timnas Indonesia
Muhammad Rafli (C) DANI KRISTIAN

Muhammad Rafli ingin balas kepercayaan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong yang memanggilnya untuk mengikuti pemusatan latihan (TC). Tentunya, gelandang serang Arema ini bakal menunjukkan yang terbaik bersama Skuad Garuda.

Bersama Bagas Adi, nama pemain 22 tahun itu masuk dalam daftar 34 pemain yang dipanggil untuk menjalani TC di Jakarta, 11-16 Februari mendatang. Sebelumnya, Rafli memang kerap menghiasi skuad Timnas Indonesia mulai U-19 hingga U-22.

Pemanggilan timnas senior ini terbilang baru dan yang pertama kalinya bagi Rafli. Pemain kelahiran Tangerang itu mengaku senang dan bersyukur atas pemanggilan tersebut.

“Alhamdulillah, saya senang sudah dipercaya. Mungkin pelatih (Shin Tae-yong) belum banyak mengetahui pemain Indonesia, jadi lebih banyak mendapat rekomendasi dari pelatih lain seperti Coach Indra Sjafri. Saya ingin memberikan yang terbaik untuk membayar kepercayaan mereka,” kata Rafli.

Muhammad Rafli Ingin Membanggakan Mario Gomez

Muhammad Rafli siap memberikan yang terbaik di Timnas Indonesia juga karena ingin membanggakan pelatih Arema, Mario Gomez. Jebolan Aji Santoso International Football Academy (ASIFA) ini tak mau mengecewakannya.

Menurutnya, tak ada persiapan khusus sebelum mengikuti pemusatan latihan bersama timnas senior. Namun, Rafli merasa beruntung sudah menjalani sesi latihan fisik sejak 16 Januari bersama pelatih fisik Arema, Marcos Gonzalez.

“Kami sudah berlatih mempersiapkan diri untuk pertandingan di Arema. Kalau tiba-tiba ada panggilan timnas, ya alhamdulillah. Pasti saya sudah lebih siap. Coach Gomez berpesan, ‘good luck, jangan sampai cedera, hati-hati’, dan saya ingin memberikan yang terbaik saja,” imbuhnya.

Bakal Absen di Piala Gubernur Jatim 2020

Dengan bergabung dengan pemusatan latihan Timnas Indonesia, bisa dipastikan Muhammad Rafli bakal absen di ajang pra-musim Piala Gubernur Jatim 2020, 10-20 Februari mendatang. Namun, pemilik jersey bernomor punggung 30 itu tetap memberikan dukungannya kepada tim Arema.

“Saya pikir teman-teman di tim Arema adalah pemain profesional, lebih senior daripada saya. Tentu mereka sudah tahu apa yang harus mereka lakukan. Jadi, pokoknya goodluck saja,” tegas calon menantu Iwan Budianto tersebut.