PSSI Tetapkan Status Force Majeure untuk Liga 1 2020

PSSI Tetapkan Status Force Majeure untuk Liga 1 2020
Arema vs Persebaya (C) DANI KRISTIAN

PSSI sudah menetapkan status force majeure untuk Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 di tengah pandemi virus corona (covid-19). Kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia itu bisa bergulir lagi pada 1 Juli 2020 dengan sejumlah catatan.

Sebelumnya, Liga 1 2020 sudah berhenti setelah pekan ketiga digelar, tepatnya 16 Maret. Kemudian, PSSI mempertegas keputusan itu pada 23 Maret dengan menyatakan kompetisi ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan berdasarkan perkembangan wabah covid-19 yang makin merebak.

Berdasarkan Surat Keputusan PSSI kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB), Komite Eksekutif (Exco) PSSI, dan klub peserta Liga 1 dan Liga 2 2020, 27 Maret 2020, PSSI menetapkan periode Maret hingga Juni 2020 sebagai force majeure. Artinya, suatu kejadian yang terjadi di luar kemampuan manusia dan tidak dapat dihindarkan sehingga suatu kegiatan tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Keputusan ini diambil PSSI dengan pertimbangan arahan Presiden Republik Indonesia terkait penyebaran covid-19, dan maklumat kepolisian negara. Selain itu, surat keputusan dari BNPB yang menetapkan status keadaan darurat tertentu karena wabah virus corona, hingga 29 Mei turut menjadi pertimbangan PSSI.

PSSI Tetapkan Liga 1 2020 Bisa Diputar Lagi

Selain menetapkan situasi force majeure pada Maret-Juni, PSSI juga membuka peluang Liga 1 2020 bisa diputar lagi pada 1 Juli. Artinya, batas waktu penundaan kompetisi ini sudah ditetapkan hingga 29 Mei, sama seperti status keadaan darurat tertentu karena wabah virus corona oleh BNPB.

Dengan demikian, PSSI memperbolehkan klub untuk melakukan perubahan kontrak kerja yang telah disepakati dengan pelatih, pemain, dan ofisial, atas kewajiban pembayaran gaji. Situasi force majeure ini membuat pelatih, pemain dan ofisial tim hanya akan menerima 25 persen dari nilai kontrak yang sudah disepakati pada Maret-Juni.

Liga 1 2020 Bisa Berakhir Begitu Saja

PSSI juga membuka opsi Liga 1 2020 ini bisa berakhir begitu saja. Kompetisi tersebut tak ada dilanjutkan jika situasi belum memungkinkan untuk menggelar pertandingan lanjutan.

Jika status keadaan darurat tidak diperpanjang oleh pemerintah, maka Liga 1 2020 bisa kembali digulirkan 1 Juli. Jika keadaan darurat yang sudah ditetapkan hingga 29 Mei ternyata diperpanjang oleh pemerintah, maka kompetisi 2020 akan dihentikan.

Ketika situasi itu yang terjadi, PSSI belum megatur hal-hal terkait teknis, seperti penjadwalan, sistem dan format kompetisi, kewajiban klub terhadap pihak ketiga, sistem promosi dan degradasi. Hal-hal itu akan diatur kemudian dalam Surat Keputusan PSSI yang akan diterbitkan selanjutnya.