Thursday, June 4, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Sejarah

Menelusuri Keberadaan Ching Nan Jinja di Malang

Kuil peribadatan Agama Shinto, Agama asli Jepang

Ongis Mbois by Ongis Mbois
24 October 2024
in Sejarah
0 0
0

Jepang, salah satu negara yang pernah menjajah di Indonesia. Tidak heran, jika beberapa peninggalannya masih ada di Indonesia, tak terkecuali di Malang. Satu peninggalan yang menarik yaitu Kuil Shinto. Kuil yang biasa disebut Jinja ini adalah sebuah tempat beribadah yang digunakan penganut agama Shinto, agama asli Jepang.

Kadatangan Jepang bermula ketika Belanda yang sebellumnya menjajah Indonesia telah menyerah tanpa syarat pada 1942. Belanda harus menyrahkan wilayah kekuasaannya pada Jepang karena telah kalah dalam peperangan. Indonesia, termasuk Malang, menjadi salah satu wilayah yang kemudian diambil alih kekuasaannya oleh Jepang. Selama pendudukan Jepang di Indonesia, setidaknya antara tahun 1942-1945, dikabarkan para tentara sempat membangun beberapa jinja sebagai tempat ibadah mereka.

ArtikelTerkait

Sejarah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Romantisme di Balik Sejarah Nama Kasembon

Sejarah SMA Negeri 7 Malang, yang Dulunya Sekolah Penunjang

Astana Karaeng Galesong Ngantang, Makam Pejuang di Jalan Allah

ADVERTISEMENT

Informasi keberadaan Jinja di Indonesia tersebar di Negeri Matahari dari mulut para mantan tentara Jepang yang bertugas dan tinggal di Malang. Hal ini kemudin menarik tiga sejarawan Jepang untuk menelitinya lebih lanjut. Ialah Inamiya Yasuto (Fotografer), Tsuda Yoshiki dari Kanagawa University, dan Nakajima Michio dari Japanese Folk Culture yang datang ke Indonesia pada Maret 2017 silam. Ketiganya ingin membuktikan kebenaran cerita para mantan tentara Jepang sempat mendirikan beberapa Jinja di Indonesia, yang salah satunya ada di Malang.

Ching Nan Jinja

Menurut Nakajima, Jinja sendiri dibangun oleh militer Jepang sebagai bentuk kekuasaan tertinggi dari kaisar yang saat itu disebut sebagai keturunan dari Ameterasu Omikami atau Dewa Matahari yang merupakan dewa tertinggi dalan ajaran Shinto. Sekitar 1600 Jinja dibangun di luar Jepang, dan 11 diantaranya ada di Indonesia. Salah satu Jinja yang ada di Malang bernama Ching Nan Jinja.

Diperkirakan, Ching Nan Jinja itu dibangun di tempat di mana sekarang berdiri bangunan Politeknik Kesehatan (Poltekkes Malang. Tempat tersebut dulunya merupakan lapangan pacuan kuda atau Jalan Bengawan Solo. Jinja yang namanya punya arti ‘menguasai kawasan selatan atau menguasai negara-negara di selatan Jepang’ itu diperkirakan dibangun sesaat setelah Jepang masuk ke Malang.

Ditemani Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dan Dinas Pariwisata Kota Malang, Nakajima dan kedua rekannya tak hanya menelusuri keberadaan Ching Nan Jinja. Mereka juga mengunjungi tempat-tempat lainnya yang disinyalir pernah menjadi tempat pemerintahan masa penjajahan Jepang di Malang. Seperti SMK YPK Bina Cendekia di Jalan Semeru, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, yang merupakan Kampeitai atau Kantor Satuan Militer yang ditempatkan di daerah jajahan. Dulunya, bangunan di sebelahnya juga digunakan untuk Gedung Propaganda, kalau sekarang mungkin semacam BPPD-nya Jepang.

Setelah melakukan pengumpulan bukti dan pengamatan langsung, Nakajima menyimpulkan bahwa kabar keberadaan kuil Shinto di Kota Malang memang benar. Tepatnya, Ching Nan Jinja berada di seberang utara Jalan Pahlawan Trip yang dulu merupakan asrama Brimob.

Menurut seorang arkeolog yang juga Dosen di Universitas Negeri Malang (UM), Dwi Cahyono, Kuil ini berada di seberang utara jalan Pahlawan Trip, dulunya asrama Brimob, kini jadi areal permahan elit atau selatan Poltekes. Kuilnya menghadap selatan. Pada akhir tahun 1954 atau awal tahun 1946 kuilnya dibakar.

Baca juga: Vihara Dewi Kwan Im, Ikon Gunung Kawi yang Pernah Terbakar

Tags: kuil di malangkuil shintoKuil Shinto di Kota Malangpeninggalan jepang
ShareTweetSend
Previous Post

Profil Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang

Next Post

Tjhwa Siong Pik, Perwira Artileri KNIL Asal Malang

Ongis Mbois

Ongis Mbois

Kuli tinta yang mendedikasikan diri untuk Bhumi Arema

Related Posts

No Content Available

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.