Thursday, June 4, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Destinasi

Wanawisata Coban Raksasa, Surga di Bromo

Ongis Mbois by Ongis Mbois
28 November 2020
in Destinasi
0 0
0
Wanawisata Coban Raksasa, Surga di Bromo

Mungkin kamu belum pernah mendengar nama Wanawisata Coban Raksasa. Wisata alam yang ada di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang ini disebut-sebut sebagai salah satu surga di kawasan Gunung Bromo.

Untuk menuju ke air terjun ini, kamu harus menempuh perjalanan panjang yang memacu adrenalin. Kamu bisa melalui jalur pendakian menuju Gunung Bromo dari arah Tumpang atau sebelah timur dari Kota Malang menuju ke Desa Ngadas yang disebut-sebut sebagai desa di atas awan.

ArtikelTerkait

Mbah Honggo, Guru Spiritual Bupati Malang yang Berdarah Majapahit

Relief Mahabharata di Candi Jago

Watu Tumpuk, Situs Kuno Bendungan Sutami

Rumah Sakit Tentara Dokter Soepraoen Malang Sebelum Jadi RS Umum

ADVERTISEMENT

Terletak di kawasan TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), Wanawisata Coban Raksasa ini memang benar-benar berukuran besar seperti sosok raksasa. Ketinggiannya mencapai 250 meter. Air terjun ini berasal dari aliran Sungai Amprong yang debitnya lebih dari 450 liter per detik.

Menariknya, ada dua air terjun di coban ini. Air terjun yang pertama memiliki ketinggiann kurang dari 25 meter. Sementara, yang kedua punya ketinggian mencapai 200 meter lebih.

Saking besar aliran air dan tingginya air terjun yang jatuh, suaranya bisa terdengar dari radius yang jauh. Keberadaan coban ini bahkan sudah bisa terlihat dari kejauhan di antara hutan pinus yang mengelilinginya.

Perjalanan Menuju ke Coban Raksasa

Untuk menikmati keindahan Coban Raksasa tidaklah mudah. Butuh perjuangan ekstra keras untuk bisa mencapai lokasi caban ini, karena kamu harus berjalan kaki sejauh tujuh kilometer dari perkampungan. Waktu tempuh yang dibutuhkan sekitar empat jam.

Kamu bakal merasa takjub sejak dalam perjalanan yang menyajikan pemandangan alam sekelilingnya. Selain keindahan alam pegunungan, kamu juga akan bisa merasakan betapa sejuk dan dinginnya hawa di sana.

Untuk bisa mencapai lokasi coban ini, kamu tidak cukup hanya mengandalkan kemauan keras saja. Kamu juga harus berbekal peralatan hiking yang lengkap. Selain itu, kamu pun harus memiliki kondisi tubuh yang benar-benar fit dan stamina ekstra, karena medannya berat dan menantang.

Perjalanan menuju coban ini akan dimulai dari lahan pertanian penduduk yang berbatasan dengan hutan belantara. Di sini, kamu harus menitipkan kendaraan di rumah penduduk, karena jalan menuju coban cuma bisa dilewati dengan jalan kaki.

Selain terjal, medan menuju coban itu kondisi jalanannya menurun menyisiri jalan setapak di antara tanaman pohon pinus. Kamu akan ditemani panorama alam di sisi kiri dan kanan jalan setapak yang dilewati. Ada pegunungan di antara rerimbunan pohon pinus.

Setelah melintasi jalanan yang menantang ini selama 1,5 jam, kamu akan disambut dengan suara air terjun. Dari kejauhan terlihat penampakan Coban Raksasa di antara rerimbunan hutan pinus. Namun, lokasi jatuhnya air terjun tak bisa terlihat jelas. Mendekati area Coban Raksasa, medan yang akan dilalui semakin berat. Sebab, jalan setapaknya yang menurun dan licin.

Lelahnya Perjalanan Terbayar Lunas

Setelah menghabiskan waktu empat jam untuk menaklukkan medan yang sulit, kamu akan sampai di aliran sungai dari coban yang masih alami ini. Ketinggian air sungai ini hanya selutut orang dewasa. Aliran sungai yang berasal dari Coban Raksasa inilah satu-satunya jalan untuk mencapai tempat jatuhnya air terjun.

Di penghujung perjalanan ini kamu tetap harus waspada terhadap hempasan angin kencang di sekitar coban. Namun saat tiba di Coban Raksasa, dijamin lelahmu selama perjalanan terbayar lunas oleh indahnya pemandangan yang menyejukkan.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Tags: Air TerjuncobanDesa NgadasPoncokusumowisata air terjunwisata air terjun di malangWisata alam di Malang
ShareTweetSend
Previous Post

Daftar Alamat dan Nomor Telepon Holland Bakery di Malang

Next Post

Tanggal 9 Desember 2020 Ditetapkan Sebagai Hari Libur Nasional

Ongis Mbois

Ongis Mbois

Kuli tinta yang mendedikasikan diri untuk Bhumi Arema

Related Posts

Malangan

Yadnya Kasada Masyarakat Tengger, Begini Asal Usulnya

28 June 2024
Coban Supit Urang yang Memacu Adrenalis
Destinasi

Coban Supit Urang yang Memacu Adrenalin

27 June 2024
Wisata

Coban Buntung Menjadi Surga yang Tersembunyi di Pujon

15 April 2024
coban manten
Destinasi

Coban Manten, Sepasang Coban dalam Satu Tebing

13 February 2022

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.