Inovasi terbaru dalam penanganan Covid-19 atau corona dikembangkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Inovasi ini dinamakan alat Safety Chamber atau Kamar Keselamatan.
Guna dari Safety Chamber ini adalah untuk menunjang kinerja petugas kesehatan terutama dokter dan perawat agar tetap aman dari penularan virus Covid-19.
Secara sekilas, alat ini adalah perlindungan tambahan di ranjang yang berbentu transparan. Di bagian ujung terdapat dua lubang yang kurang lebih sebesar ring basket.
“Jadi alat ini dibuat karena biasanya saat melakukan pemeriksaan terhadap pasien, biasanya pasien bersin atau batuk-batuk. Jadi alat ini bisa untuk menghindarkan tertularnya tenaga kesehatan saat menyentuk atau mendiagnosa pasien yang terduga Covid-19,” kata dr. Thontowi Djauhari, M.Kes, Koordinator Tim Tanggap Covid-19 RSU UMM, Senin (30/3).
Cara memakainya cukup mudah, yaitu pasien diminta masuk ke pelindung dari bahan mika ini. Dan tenaga medis tinggal memeriksanya, ada batas pemisah sehingga ada keamanan.
Alat ini masih dalam tahap penyempurnaan, sehingga rencananya juga akan dilengkapi dengan alat bantu pernafasan sehingga pasien tetap merasa nyaman saat pemeriksaan di dalam Safety Chamber.
“Alat ini rencananya akan diproduksi massal untuk membantu rumah sakit rujukan pasien Covid-19 dan para tenaga kesehatan. Perawatannya mudah, tinggal dibersihkan dengan alkohol atau dengan sabun cuci,” sambungnya.
Saat ini memang selain pasien, tenaga kesehatan juga sangat rawan untuk tertular. Dari catatan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) diumumkan jika sudah ada 10 dokter yang menjadi korban jiwa.
“Ke depan, jika ada stakeholders yang berminat mendanai alat ini semoga bisa diproduksi secara masal. Tentu UMM melalui RSU UMM akan secara senang hati membuka pintu kerjasama agar inovasi ini juga bisa dipakai di banyak rumah sakit,” tegasnya.






Discussion about this post