Teror lampor alias keranda terbang heboh di Malang baru-baru ini. Kabar yang menggemparkan dan akhirnya menjadi viral di dunia maya itu tersebar melalui video yang diunggah akun pengguna media sosial TikTok.
Diduga, teror keranda terbang itu terjadi di wilayah Malang Raya, tepatnya Kabupaten Malang. Dugaan itu tak lepas dari banyaknya netizen asal Malang yang mengomentari video pendek tersebut.
Mereka menduga latar belakang dalam video TikTok itu merupakan kawasan di Kabupaten Malang. Banyak yang berkomentar, video itu diambil di kawasan Kecamatan Singosari atau Kecamatan Karangploso, yang terletak di Kabupaten Malang.
Dalam video tersebut akun yang mengunggah video itu menuliskan jika ada keranda jenazah terbang melewati desanya. Lampor sendiri merupakan keranda jenazah/mayat yang terbang karena diduga ‘dikendarai’ oleh makhluk halus.
Mitos di Balik Teror Lampor Alias Keranda Terbang yang Heboh di Malang
Di balik kisah mistis teror hantu lampor itu, ternyata ada mitos yang berkembang dan dipercaya oleh masyarakat. Diyakini, teror keranda terbang itu membawa musibah, terutama bagi warga yang dilewati.
Dalam mitos Jawa atau Kejawen, lampor merupakan hantu iblis dengan keranda terbang yang datang pada malam hari di suatu tempat atau daerah. Tak lama berselang setelah keranda terbang itu melintas disebut-sebut terjadi bencana yang menimpa kampung.
Di Jawa Tengah, orang-orang tua zaman dulu melarang anak-anak mereka keluar rumah, terutama saat menjelang waktu magrib tiba. Mereka menakut-nakuti anak-anak dengan adanya teror lampor keranda terbang ini.
Jika ada warga yang nekat keluar pada malam hari, bisa saja tiba-tiba warga tersebut hilang. Penyebab hilangnya warga tersebut disebut-sebut karena dibawa lampor dan tak akan pernah bisa kembali lagi ke dunia nyata.
Kalaupun ada yang bisa selamat atau menyelamatkan diri, maka mereka akan pulang dalam keadaan yang tidak normal. Orang yang ‘diculik’ lampor keranda terbang itu biasanya pulang dengan kondisi yang linglung atau gila.
Ada Banyak Versi Lampor Keranda Terbang
Lampor atau keranda terbang ini ada banyak versi yang dikenal di masyarakat, terutama yang percaya pada dunia supranatural. Berbagai versi cerita itu tersebar di kalangan masyatakat yang tinggal di Pulau Jawa.
Salah satunya, masyarakat Jawa mempercayai jika lampor ini adalah anggota pasukan gaib Nyi Blorong. Biasanya, kehadirannya ditandai dengan angin kencang dari Laut Selatan yang melewati sejumlah daerah.
Orang-orang Jawa zaman dahulu biasanya menyalakan obor di sudut-sudut kampung yang diyakini bisa mengusir hadirnya lampor keranda terbang yang meneror wilayah desa. Cara lain, sebagai umat beragama tentu kita harus lebih mendekatkan diri kepada Tuhan YME dengan rajin beribadah.
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

