Jalan Veteran-Bandung, Pusat Pendidikan Kota Malang? Simak yuk!
Sebagai kota pendidikan, Malang memiliki berbagai macam sekolah, baik negeri maupun swasta, dari level Taman Kanak-kanak hingga Universitas. Kawasan Celaket boleh bangga menjadi kawasan pendidikan pada era pemerintahan Kolonial Belanda Malang zaman dahulu kala. Namun, saat ini penyemat predikat pusat pendidikan kota Malang adalah Jalan Veteran dan Jalan Bandung yang melintang sejajar.
Jalan Veteran sendiri sebenarnya dahulunya juga memakai nama Jalan Yogyakarta sebelum berganti nama. Jalan Veteran dan Jalan Bandung termasuk salah satu jalan besar dengan dua lajur untuk masing-masing arah yang tengah-tengahnya terpisahkan oleh sebuah taman dengan aneka bunga. Uniknya lagi, dua jalan ini melintang dari arah barat ke timur pada wilayah kecamatan yang berbeda. Jalan Veteran masuk dalam wilayah Kecamatan Lowokwaru, sementara Jalan Bandung masuk dalam wilayah Kecamatan Klojen.

Kunjungi juga Wisata Coban Jahe Malang
Berjalan menyusuri trotoar dari ujung barat ke ujung timur, Anda akan melihat berbagai macam bangunan sekolah, mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, hingga level Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta.
Dari sisi barat Jalan Veteran, pada lajur jalan sebelah utara ada pintu gerbang masuk Universitas Negeri Brawijaya (UB) Malang. Kampus negeri yang menjadi destinasi pendidikan bagi mahasiswa seluruh Indonesia. Kampus ini memiliki dua buah pintu gerbang yang melintang di Jalan Veteran. Pintu utama ada pada sebelah barat, sementara pintu yang lain ada pada sisi timur.
Pada seberang jalan, depan pintu gerbang sebelah barat kampus UB terdapat gedung kantor Dinas Pendidikan Kota Malang. Keberadaannya semakin menguatkan status Jalan Veteran sebagai pusat pendidikan di Kota Malang. Pada sisi Kantor Dinas Pendidikan Kota Malang ada gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Malang alias Samuphahita, dengan mayoritas pelajar wanita lantaran program kejuruannya.

Vokasi Universitas Brawijaya
Menyeberang ke lajur Jalan Veteran sebelah utara, depan SMK Negeri 2 Malang atau sebelah timur pintu gerbang timur UB. terdapat gedung Program Pendidikan Vokasi Universitas Brawijaya. Gedung ini masih bagian dari UB bagi mereka yang mengambil program Diploma.Lajur Jalan Veteran sebelah selatan, bergeser ke arah timur dari gerbang Smarihasta, terdapat pintu gerbang kampus Universitas Negeri Malang (UM). Jalan yang lebih lebar dari ruas jalan Veteran ini sendiri merupakan pintu gerbang belakang kampus UM. Persis depan pintu gerbang ini, berdiri megah Mall Malang Town Square (Matos).

© Nur Hidayat Andi
Ujung Jalan Veteran berakhir pada perempatan lampu merah pojokan TMP (Taman Makam Pahlawan) Suropati. Ke arah timur melintasi perempatan tersebut sudah masuk ke pangkal Jalan Bandung. Pada lajur selatan Jalan Bandung ada deretan Madrasah Terpadu. Sekolah Islam ini secara berurutan bangunannya dari barat ke timur terdiri dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Malang, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Malang, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Malang, dan Bustanul Athfal (BA) Restu (setingkat dengan Taman Kanak-kanak).
Menyeberang ke lajur Jalan Bandung sebelah utara, terdapat sebuah kompleks Sekolah Katolik Sang Timur pada ujung timur. Kompleks sekolah ini terdiri dari Sekolah Dasar Katolik (SDK) dan Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Sang Timur. Pada seberang jalan depan kompleks sekolah Katolik ini terdapat dua kampus Perguruan Tinggi Swasta. Pertama, ada kampus Universitas Merdeka (Unmer) Malang – Program Diploma Pariwisata. Lalu juga ada Kampus I Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Malang. Dua kampus swasta ini mengakhiri perjalanan membelah Jalan Veteran-Bandung yang dewasa ini menjadi pusat pendidikan Kota Malang.


