Monday, July 20, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Sejarah

Kampung Pecinan Malang, Begini Cerita Awal Mulanya

Ngalam Wearemania by Ngalam Wearemania
30 March 2022
in Destinasi, Sejarah
0 0
0

Malang memang kaya budaya, mulai dari kampung arab hingga pecinan, semua ada. Seperti pada daerah-daerah lain se Indonesia, kampung pecinan adalah wilayah yang memiliki mayoritas penduduk berketurunan etnis Tionghoa. Tak hanya di Indonesia, kampung pecinan juga ada di luar negeri, mereka biasa disebut China Town.

Kampung pecinan Malang sendiri merupakan keinginan pemerintah kolonial yang memusatkan jenis-jenis masyarakat tertentu dalam satu wilayah. Aturan ini muncul pada tahun 1816 dengan nama Passenstelsel.

ArtikelTerkait

Sejarah Pabrik Gula Kebonagung Malang, Berdiri Sejak 1905

Sejarah SMA Negeri 1 Malang, Berawal dari Sekolah Liar hingga Jadi SMA Favorit di Kota Malang

Museum Mega Science dan Budaya di Kota Batu Segera Dibuka, Hadirkan AI hingga Dunia Astronaut

Malang Skyland Manfaatkan Media Sosial dengan Baik

ADVERTISEMENT

Kemudian pada 1836 ada aturan yang terbilang cukup rasis yang bernama wijkenstelsel, yaitu sebuah aturan yang memaksa etnis tertentu untuk tinggal pada wilayah tertentu. Aturan ini lahyang kemudian menciptakan daerah seperti kampung pribumi, kampung Arab, kampung Belanda dan tentu saja kampung Tionghoa se-Indonesia.

Kampung Pecinan Malang

Perkembangan masyarakat Tionghoa Malang mulai pada tahun 1760 saat belum ada aturan pengelompokan. Saat ini bberapa penuduk Tiongkok mulai pergi berkelana, namun jumlahnya tidak banyak.

Mengutip dari Radar Malang, perkampungan pecinan Malang terdapat enam suku berbeda yaitu Suku Hok Ciu, Suku Hokkian, Suku Khek atau Hakka, Suku Hing Hua, Suku Kwantung, dan Suku Hupri. Dari enam suku ini, setiap suku mempunyai spesialis usaha masing-masing.

kampung_pecinan

Dalam kampung Pecinan sendiri, keenam keturunan ini masih ada hingga kini dan terus mewarisi usaha nenek moyang mereka. Keturunan Tionghoa dari berbagai suku ini hidup rukun berdampingan. Spesialisasi itu sendiri merupakan bawaan dari negeri Tiongkok.

Sekitar tahun 1920, Pasar Besar mulai dibangun di daerah Pecinan yang memakan waktu empat tahun. Pada 1924, pasar ini resmi buka dan menjadi pasar induk pertama milik pemerintah Belanda. Saat itu hanya ada 20 stan yang terdiri dari toko bahan kelontong, sayur dan buah, daging dan ikan, serta toko pakaian.

Seiring dengan perkembangan Kota Malang, masyarakat Cina bergeser ke wilayah yang dekat dengan Pasar Besar. Apalagi masyarakat tersebut kebanyakan bekerja sebagai pedagang sehingga bisa berkembang untuk meningkatkan kondisi perekonomian Kota Malang.

Saat ini batas Pecinan dengan perkampungan pribumi sudah semakin kabur karena pertumbuhan perekonomian pada kawasan sekitarnya. Lingkungannya kini berubah dari hunian menjadi kawasan perdagangan dengan bangunan-bangunan berupa ruko.

Memiliki kondisi yang hampir sama, wilayah satu ini juga bentuk pengelompokan etnis. Baca: Embong Arab Malang dan Cerita di Baliknya

Tags: jalan pasar besarKota Malangmalanganmasyarakat cinapasarSejarah Kawasan Pecinantempoe doloetionghoawisata
ShareTweetSend
Previous Post

Resep Sempol Daging Sapi, Selezat Apa?

Next Post

Kopi Lokal Malang, Apa Keunggulannya?

Ngalam Wearemania

Ngalam Wearemania

Bagian dari Wearemania Network yang hadir memperkaya konten eksklusif tentang Malang Raya. Mulai dari berita terbaru hingga rekomendasi destinasi wisata di Malang Raya.

Related Posts

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"source_ids":{},"source_ids_track":{},"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":2},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
Berita Terbaru

Kenaikan BBM Bikin DLH Kota Malang Kurangi Mobilitas Kendaraan Sampah

2 July 2026
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"source_ids":{},"source_ids_track":{},"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
Berita Terbaru

Inflasi di Kota Malang Naik 0,43 Persen, Kenaikan Harga BBM Jadi Pemicu Utama

2 July 2026
Madrasah dengan prestasi terbanyak di Kota Malang kembali menjadi sorotan setelah MI Nurul Huda 1 berhasil mengumpulkan 109 penghargaan dalam kurun dua tahun.
Berita Terbaru

Madrasah dengan Prestasi Terbanyak di Kota Malang Raih 109 Penghargaan dalam 2 Tahun

2 July 2026
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"source_ids":{},"source_ids_track":{},"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
Berita Terbaru

Ziarah Makam Korban Tragedi Kanjuruhan Jadi Agenda Hari Bhayangkara ke-80

2 July 2026

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.