Sunday, July 19, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Sejarah

Kisah Balas Dendam Tohjaya kepada Anusapati

Ngalam Wearemania by Ngalam Wearemania
16 September 2021
in Sejarah
0 0
0
balas dendam tohjaya

Anusapati, seorang raja Singhasari yang dibunuh oleh orang suruhannya sendiri, Panji Tohjaya. Diceritakan, Panji Tohjaya adalah anak dari Ken Arok, raja Tumapel yang dibunuh oleh Anusapati. Merasa tidak terima dengan terbunuhnya Ken Arok, Tohjaya pun berniat balas dendam pada Anusapati. Begini kisahnya.

Dari kitab Pararaton diketahui bahwa Anusapati menggantikan Ken Arok sebagai ratu pada tahun 1170 Saka (1248 M). Tak perlu waktu lama sejak penobatan ini, Raden Tohjaya mendengar kabar dan mengetahui fakta bahwa Anusapati telah membayar seseorang untuk membunuh Sang Amurwabhumi. Demi melancarkan aksi balas dendam, Panji Tohjaya berusaha mencoba berbagai macam cara.

ArtikelTerkait

Sejarah Pabrik Gula Kebonagung Malang, Berdiri Sejak 1905

Sejarah SMA Negeri 1 Malang, Berawal dari Sekolah Liar hingga Jadi SMA Favorit di Kota Malang

Sejarah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Romantisme di Balik Sejarah Nama Kasembon

ADVERTISEMENT

Rencana Pembunuhan

Saat Anuspati mengetahui rencana pembunuhan Tohjaya, maka ia memerintahkan untuk menggali sebuah terowongan bawah tanah di sekeliling peraduannya. Di halamannya diadakan penjagaan ketat oleh orang yang dapat dipercayainya.

Setelah beberapa lama, Tohjaya memiliki rencana lain dengan mengajak Anusapati untuk sabung ayam. Saat ia mendatangi Anusapati, Panji Tohjaya meminta keris ayahnya yang dibuat oleh Mpu Gandring, sebuah keris legendaris yang dipakai Ken Arok membunuh Tunggul Ametung. Keris itu pun diberikan oleh Anuapati. Setelah diterima oleh Panji Tohjaya, keris itu disisipkannya di pinggang.

Anusapati pun menerima ajakan Tohjaya. Ia pun menyuruh juru kurungnya mengambil seekor ayam jantan. Setelah itu, ayam milik Tohjaya dan Anusapati masing-masing diberi taji. Kedua ekor ayam itu sungguh seimbang keberaniannya. Sang Anusapati sangat menikmati pertarungan tersebut. Namun, ketika ia sedang asyik memperhatikan pertarungan sabung ayam, Panji Tohjaya menikamnya dari belakang.

Anusapati dan Candi Kidal

Menurut Pararaton, wafatnya Anusapati bertarikh tahun Saka 1171 (1249 M) dan dimakamkan di Kidal. Kakawin Nagarakertagama lebih singkat pemberitaannya. Dikatakan bahwa “Bhatara sang Anusanatha, putra baginda, menggantikannya. Selama beliau bertahta di dunia, teguhlah keamanan di negeri Jawa. Pada tahun Saka 1170 (1248 M) mangkatlah Bhatara, pulang ke Indrabhawana (surga Siwa). Ia diwujudkan sebagai arca Siwa dalam suddharma (candi) di Kidal.”

Candi Kidal sendiri letaknya di sebelah tenggara Kota Malang. Ketika diselidiki, ternyata bahwa di halaman candi itu terdapat baik peninggalan-peninggalan yang bersifat Hindu maupun Buddha. Arca Anusapati dalam wujud Siwa tidak ada lagi di dalam bilik candi. Tetapi menurut Schnitger dalam BKI tahun 1932, mengulas sebuah arca yang sekarang disimpan di Museum Royal Tropical Institute di Amsterdam (Belanda). Ia menyatakan bahwa arca tersebut adalah arca perwujudan Raja Anusanatha (Anusapati).

Bernet Kempers dalam keterangannya juga menyebutkan bahwa arca Siwa ini berasal dari Candi Kidal. Menurut Pararaton, Tohjaya bertahta dari tahun 1171-1172 Saka (1249-1250 M), tetapi menurut Nagarakertagama Anusapati mangkat pada tahun 1170 Saka (1248 M) dan digantikan oleh Wisnuwarddhana.

Baca juga: Siapa Ayah Ken Arok?

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.
Tags: AnusapatiCandi KidalkisahKisah ken arokkrajaan singhasariMalangsinghasaritohjaya
ShareTweetSend
Previous Post

Bioskop Kelud Malang, Bioskop Legendaris Berkonsep ‘Misbar’

Next Post

Informasi Vaksinasi Mobile UNISMA di Sekolah Kristen Charis, Kota Malang

Ngalam Wearemania

Ngalam Wearemania

Bagian dari Wearemania Network yang hadir memperkaya konten eksklusif tentang Malang Raya. Mulai dari berita terbaru hingga rekomendasi destinasi wisata di Malang Raya.

Related Posts

makam mbah honggo
Tokoh

Mbah Honggo, Guru Spiritual Bupati Malang yang Berdarah Majapahit

28 October 2024
Kuliner

Nongkrong sambil Menikmati Gelato yang Legit di Malang

19 October 2024
Berita Terbaru

5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Paling Aesthetic di Kayutangan

17 October 2024
Ngalampedia

Profil Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang

16 October 2024

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.