Friday, July 3, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Sejarah

Makam Mbah Bodo, Komandan Perang Mataram, yang Ada di Desa Jatiguwi

Ongis Mbois by Ongis Mbois
2 May 2024
in Sejarah, Tokoh
0 0
0

Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang memiliki sebuah wisata religi yakni Makam Mbah Bodo. Masyarakat percaya makam ini merupakan makam seorang komandan perang dari Kerajaan Mataram yang gugur saat menaklukkan pemberontakan kerajaan-kerajaan Brang Wetan (Malang, Pasuruan, Lumajang).

Sangat mudah untuk menemukan lokasinya, yakni berada pada tepi Jalan Raya Malang-Blitar. Makam ini berada pada bangunan sederhana berbentuk joglo dengan ukuran 5x5x5 meter. Pada bagian depannya terdapat halaman yang sudah berpaving.

ArtikelTerkait

Sejarah Pabrik Gula Kebonagung Malang, Berdiri Sejak 1905

Sejarah SMA Negeri 1 Malang, Berawal dari Sekolah Liar hingga Jadi SMA Favorit di Kota Malang

Sejarah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Romantisme di Balik Sejarah Nama Kasembon

ADVERTISEMENT

Sosok Mbah Bodo

Nama Mbah Bodo sudah tidak asing lagi bagi warga Desa Jatiguwi. Terdapat beberapa versi cerita mengenai jatidiri Mbah Bodo itu sendiri. Sebuah kisah menyebutkan bahwa Mbah Bodo adalah Ki Joko Bodo, yang merupakan seorang komandan perang dari Kerajaan Mataram. Ia adalah orang kepercayaan Tumenggung Surontani yang kala itu menjabat sebagai senopati semenjak Sultan Agung, seorang raja pada tahun 1613 M. Kemudian ia mendapat tugas untuk menumpas pemberontakan kerajaan-kerajaan kecil dalam daerah Brang Wetan (Malang, Pasuruan dan Lumajang). Kala itu, Brang Wetan dipimpin oleh Panji Pulangjiwo.

Mbah Bodo dan Panji Pulangjiwo

Tumenggung Surontani langsung menduduki daerah Malang sebagai Adipati dengan basis pemerintahan Mentaraman (nama dusun pada Desa Jatiguwi dan Desa Ngebruk). Sedangkan Panji Pulangjiwo bermarkas di Kepanjian (Desa Kepanjen). Keduanya saling berebut pengaruh dan merasa lebih berkuasa atas Brang Wetan, hingga terjadi peperangan pada tahun 1614 yang melibatkan pasukan kedua pemimpin tersebut. Pada awalnya, Ki Joko Bodo lah yang memimpin Kerajaan Mataram, sedangkan Brang Wetan dipimpin istri Panji Pulangjiwo, Proboretno.

Dalam suatu pertempuran, Ki Joko Bodo berhasil menjebak Proboretno di suatu tempat, sehingga pasukannya terjepit tak dapat bergerak pada sebuah daerah bernama Cengkeg (sekarang dusun di Desa Sumberpucung). Ia pun kemudian terbunuh tangan pasukan Ki Joko Bodo. Mendengar kematian istrinya, Panji Pulangjiwo pun marah dan bertekad melakukan balas dendam.

Dalam sebuah pertempuran di Jatikerto (Bedali Kulon), Panji Pulangjiwo akhirnya mampu mengalahkan pasukan Kerajaan Mataram. Ki Joko Bodo menjadi salah satu korban yang terbunuh bersama beberapa prajuritnya. Jasadnya kemudian dimakamkan di Desa Jatiguwi yang hingga kini menjadi makam keramat oleh warga setempat.

Penghormatan Masyarakat

Pada hari-hari tertentu, seperti malam 1 Suro, warga kerap mengunjungi makam ini. Bahkan, tak hanya warga sekitar, melainkan peziarah dari berbagai penjuru daerah. Mereka melakukan ziarah dan mendoakan arwah pada Makam Mbah Bodo. Bahkan, ada tradisi, ketika warga Desa Jatiguwi memiliki hajatan besar seperti bersih desa atau apapun selalu mengadakan kenduri (selamatan) di lokasi makam tersebut. Maksudnya untuk meminta keselamatan dan hajatannya diberi kelancaran oleh Tuhan YME. Warga setempat kerap menyebutnya pamit menyang kang mbaurekso/bedah krawang desa. Dalam bahasa Indonesia berarti minta ijin secara spiritual kepada Mbah Bodo.

Baca kisah makam sakral lain: Kompleks Makam Mbah Mbatu, Sesepuh Kota Batu
Tags: Makammakam mbah bodowisatawisata sejarah
ShareTweetSend
Previous Post

Berapa Jumlah Tanggal Merah di Bulan Mei 2024?

Next Post

Kapten Laut Albert Warokka, Pahlawan Dalam Perang Laut Pertama Indonesia

Ongis Mbois

Ongis Mbois

Kuli tinta yang mendedikasikan diri untuk Bhumi Arema

Related Posts

makam mbah honggo
Tokoh

Mbah Honggo, Guru Spiritual Bupati Malang yang Berdarah Majapahit

28 October 2024
Ngalampedia

Profil Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang

26 October 2024
Ngalampedia

Sejarah Pabrik Gula Kebonagung

7 September 2024
Ngalampedia

Cerita Tentang Pura Ismoyo Jati Balekambang

4 September 2024

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.