Cedera yang Memaksa Achmad Galih Gagal Gabung Arema

Cedera yang Memaksa Achmad Galih Gagal Gabung Arema
Achmad Galih (C) DANI KRISTIAN

Nasib sial pernah memaksa Achmad Galih gagal gabung Arema senior pada tahun 2018. Pasalnya, pemain Arema U-20 itu mengalami cedera horor pada lututnya.

Pemain kelahiran Malang, 21 Januari 2000 itu masuk Akademi Arema pada tahun 2014 pada usia 14 tahun. Selang tiga tahun kemudian, Galih mendapat kesempatan undangan berlatih bersama tim senior di bawah kepelatihan Aji Santoso.

Setahun berikutnya, Galih digadang-gadang untuk naik ke tim senior. Sayang, ketika mengikuti Liga 1 U-19 2018, tepatnya pada laga melawan Borneo FC U-19 cedera lutut menghempaskan impiannya tersebut.

“Saya mengalami cedera lutut waktu itu, karena salah tumpuan saat menjangkau bola. Harus istirahat selama sekitar 10 bulan, cuma modal terapi, tanpa operasi. Gara-gara itu saya gagal masuk tim senior, mungkin bukan rezeki saya. Bukan cuma menyesal, karena kesempatan saya naik ke senior hilang,” kata Galih kepada WEAREMANIA.

Kesempatan Kedua untuk Achmad Galih

Galih beruntung bisa mendapatkan kesempatan kedua untuk bergabung dengan tim senior Arema. Kesempatan itu terbuka kembali dalam lanjutan Liga 1 2020, di mana setiap klub bisa mendaftarkan pemain U-20 masing-masing.

Penantiannya usai memulihkan cedera lututnya hampir setahun hampir terbayar lunas. Sejak awal Agustus lalu, bersama enam pemain Arema U-20 lainnya, Galih kembali diundang berlatih di tim senior Arema

“Syukur ada kesempatan lagi untuk bisa bergabung dengan tim senior. Bismillah, semoga tahun ini masuk,” imbuh pemain asli Lawang, Kabupaten Malang ini.

Sosok Idola yang Diteladani

Galih menilai semua pemain senior di Arema menjadi tokoh inspiratif yang teladan baginya. Namun, untuk sosok idola, pemain yang berposisi sebagai bek tengah dan gelandang bertahan itu mengidolakan Arthur Cunha, eks stopper Arema asal Brasil.

“Saya pikir, Arthur orangnya tenang saat menguasai bola, cara bertahannya bagus, kuat, lugas. Saya tidak melihat keburukanya, seperti gampang emosian atau bagaimana. Pokok yang saya lihat yang bisa dicontoh,” pungkasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.