Pelatih Arema U-13 Perbaiki Sistem Pertahanan

Buta Kekuatan Lawan, Pelatih Arema U-13 Anggap Semua adalah Tim Juara
Skuad Arema U-13

Pelatih Arema U-13, Dicky Firasat kembali menggelar sesi latihan Jumat (22/11/2019) sore. Jelang putaran kedua Piala Soeratin U-13 Regional Jawa Timur 2019, perbaikan sistem pertahanan jadi fokusnya.

Sebelumnya, Arema U-13 memang meraih hasil sempurna, tiga kemenangan di Grup A yang membawa mereka lolos ke putaran kedua sebagai juara Grup A. Muhammad Alvin dan kawan-kawan mengalahkan Jaguar Mojokerto 4-0, SKB Gudo Jombang 3-1, dan GPD Sidoarjo 1-0.

Meski mengumpulkan poin sempurna sembilan dari tiga kemenangan, bukan berarti tak ada evaluasi dari Dicky. Menurutnya, sistem pertahanan Arema U-13 masih belum padu pada tiga pertandingan sebelumnya.

“Kami akan berlatih defending (pertahanan), ini hasil evaluasi kekurangan anak-anak selama di Mojokerto,” kata Dicky kepada WEAREMANIA.

Padahal Cuma Kebobolan Satu Gol

Jika dilihat dari statistik selama putaran pertama Piala Soeratin U-13 Regional Jawa Timur 2019, gawang Arema U-13 hanya kebobolan satu gol. Namun, sebagai pelatih Arema U-13, Dicky Firasat masih belum puas.

Menurutnya, masih ada masalah dalam sistem pertahanan Arema U-13. Beruntung, lemahnya pertahanan itu tak mampu dimanfaatkan lawan, sehingga gawang anak asuh Dicky tak kebobolan lebih banyak pada putaran pertama lalu.

“Memang, kami cuma kebobolan satu gol saja, tapi buat saya defending sedikit bermasalah. Saya melihat pressing dan covering yang dilakukan anak-anak tidak berjalan sempurna,” imbuh pelatih asal Bandung itu.

Mengasah Bola Mati

Berbeda dengan sistem pertahanan, Dicky Firasat menilai lini serang Arema U-13 sudah berjalan bagus, karena mampu melesakkan delapan gol dalam tiga laga. Namun, untuk penyelesaian akhir melalui bola mati masih perlu ditingkatkan.

“Selain memperbaiki sistem pertahanan, sebelum putaran kedua, kami juga akan mengasah bola mati,” tegas mantan pemain Arema di musim 2011-2012 tersebut.