Argentina Lockdown, Mario Gomez Frustrasi Batal Mudik

Curhatan Mario Gomez Frustrasi Batal Mudik karena Argentina Lockdown
Mario Gomez (C) DANI KRISTIAN

Karena Argentina menerapkan lockdown, Mario Gomez batal mudik di saat Liga 1 2020 vakum di tengah pandemi virus corona (covid-19). Pelatih Arema itu pun mencurhatkan isi hatinya yang merasa frustrasi.

Sejak pekan lalu, manajemen Arema sudah mengizinkan para pelatih dan pemain asingnya untuk pulang ke negara masing-masing. Hal itu disebabkan belum adanya kepastian kapan kompetisi musim ini bisa diputar lagi.

Ada sinyal Liga 1 2020 bisa digulirkan lagi pada 1 Juli mendatang. Syaratnya, status tanggap darurat covid-19 yang ditetapkan Pemerintah Republik Indonesia hingga 29 Mei tak diperpanjang.

“Tidak ada karantina wajib di sini. Tetapi orang tak banyak keluar. Kami melakukan karantina secara pribadi. Anda bisa melihat orang tetap lalu lalang, tetapi tak seperti biasanya,” kata Mario Gomez, seperti yang dilansir media Argentina, Infobae.

Mario Gomez Frustrasi karena Aktivitasnya Terbatas

Mario Gomez frustrasi karena aktivitasnya terbatas di Malang. Pelatih 63 tahun itu mengaku tak bisa ke mana-mana lantaran banyak tempat ditutup, sesuai anjuran Pemerintah RI.

Aktivitas latihan tim Arema sudah sebulan ini dihentikan dan digantikan oleh latihan individu melalui video. Gomez pun tak bisa melakoni aktivitas nge-gym lantaran pusat kebugaran di Malang juga pada tutup.

“Banyak tempat ditutup, seperti pusat kebugaran dan lainnya. Bank dan supermarket tetap buka. Sore hari ada sedikit pergerakan, tapi malam hari sama sekali tak ada apa-apa. Anda tak ada kegiatan di sini, tetapi kami tak bisa pulang ke Argentina, ini membuat anda frustrasi,” imbuhnya.

Berharap Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Mario Gomez menyadari situasi saat ini kurang nyaman baginya dan bagi siapa pun. Karenanya, eks pelatih Persib Bandung itu berharap pandemi covid-19 ini segera berlalu.

“Ada hampir 270 juta orang di sini, tidak mudah untuk menghentikan negara ini. Kami melihat bahwa di beberapa tempat bahkan hotel ditutup, untungnya (hotel) milik kami masih terbuka, kami tidak punya masalah,” tegasnya.