Demi Latihan Saat PPKM, Arema Berkomunikasi dengan Forpimda Malang Raya

Rencananya, manajemen Arema berkomunikasi dengan Forpimda (Forum Pimpinan Daerah) Malang Raya dalam waktu dekat. Mereka ingin melobi demi bisa menggelar sesi latihan di tengah masih diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat/PPKM Level 4.

Pihak manajemen klub akan menemui langsung atau menyurati Kepala Daerah, terutama Wali Kota Malang dan Bupati Malang, serta pimpinan TNI-Polri setempat. Hal ini terkait pemakaian lapangan tempat latihan.

Dalam komunikasi ini, Arema akan membawa serta surat rekomendasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terkait izin kompetisi. Artinya, klub bakal meminta keringanan untuk memakai stadion, terutama milik pemerintah untuk bersiap jelang Liga 1 2021-2022.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan komunikasi dengan semua komponen Forpimda Malang Raya. Semoga rekomendasi BNPB ini membuka peluang bagi semua klub Liga 1 untuk bisa kembali berlatih sepak bola. Kami harus mempersiapkan diri jelang kompetisi yang digelar pada 27 Agustus,” kata Media Officer Arema, Sudarmaji.

Arema Berkomunikasi dengan Forpimda Malang Raya, Janji Taati Prokes

Sudarmaji menambahkan, Arema berjanji akan menaati protokol kesehatan (prokes) jika diizinkan memakai lapangan untuk berlatih kembali. Hal tersebut sebenarnya juga sudah dilakukan Arema sebelumnya.

Protokol kesehatan selalu dilaksanakan Arema saat menggelar sesi latihan di masa pandemi. Untuk urusan ini dalam pengawasan dokter tim Arema, Nanang Tri Wahyudi.

“Kami akan patuh pada prokes, ini juga sudah kami terapkan sebelumnya dalam setiap sesi latihan. Intinya, kami akan menyambut baik rekomendasi dari BNPB dan menjalankan secara disiplin,” pungkasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.