Hasil Kesepakatan Klub Liga 1 2019 dengan PT LIB

GM Arema: Indonesia Jangan Cuma Jadi Tuan Rumah yang Baik
General Manager Arema Ruddy Widodo (C) DANI KRISTIAN

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi menggelar pertemuan darurat dengan manajer-manajer klub Liga 1 2019, Sabtu (12/10/2019). Pertemuan yang digelar di Pulau Bali itu menghasilkan sejumlah kesepakatan.

Yang utama, kedua belah pihak bersepakat untuk menyelesaikan kompetisi sesuai jadwal, 22 Desember 2019. Karenanya, mereka sudah merumuskan kiat agar jadwal tak sampai molor, terutama karena tidak mendapat izin dari kepolisian.

Menurut General Manager Arema, Ruddy Widodo, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, ada sejumlah kiat yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi molornya jadwal. Kiat ini bisa diterapkan ketika laga terancam ditunda lantaran tidak ada izin dari pihak keamanan.

“Kiat pertama, klub harus menawarkan alternatif agar pertandingan digelar tanpa penonton, jika tidak mendapat izin keamanan. Kalau solusi ini ditolak, maka klub tuan rumah harus menggelar pertandingan di tempat netral. Tapi harus ingat, meski ini hak tuan rumah, tapi tempat netral itu secara etis jangan sampai menyusahkan tim tamu,” kata Ruddy kepada WEAREMANIA.

Jika Izin Dicabut Mendadak

Ruddy menyebut, di pertemuan manajer-manajer klub Liga 1 2019 dengan PT LIB ini juga disepakati solusi jika ada izin pertandingan yang dicabut mendadak. Terutama ketika tim tamu sudah berada di kota di mana pertandingan akan digelar.

Menurutnya, jika pencabutan izin ini dilakukan pada h-2, tim tuan rumah wajib mencari venue lain. Tim tuan rumah juga wajib mengganti tiket dan akomodasi untuk tim tamu.

“Venue baru untuk menggelar pertandingan ini juga harus mempertimbangkan kemudahan untuk kedua tim,” imbuhnya.

Bisa Dianggap Kalah 0-3

Menurut Ruddy, jika pencabutan izin pertandingan terjadi pada H-1 atau di hari H (saat Match Commisioner Meeting), maka tim tuan rumah bakal langsung dianggap gagal menggelar pertandingan. Sanksinya kalah 0-3 (WO).

“Kalau gagal menggelar pertandingan, sesuai regulasi tentu saja ada sanksinya. Tim tuan rumah bisa dianggap kalah WO dengan skor 0-3,” pungkas manajer berkacamata ini.