Menarik untuk mengenal lebih dekat dengan Gelandang Arema Putri U-18 di Hydro Plus Soccer League 2025-2026, Alica Saviola Rumba. Menurut pengakuannya, nama itu memang terinspirasi dari legenda Barcelona era 2000-an, Javier Saviola.
Sang ayah, Denny Rumba ternyata memang seorang Cules sejati. Saviola yang merupakan penyerang lubang andalan Barca di era awal kemunculan Lionel Messi adalah salah satu pemain idolanya.
Tak heran jika mantan pemain PSIS Semarang itu menamai kedua anaknya dengan nama para penggawa Blaugrana. Selain Alica, adiknya bernama Nathan Alcantara Rumba, yang terinspirasi dari nama gelandang Barcelona, Thiago Alcantara.
“Ayah pernah kasih tahu saya langsung kalau ayah memang dari dulu fans Barca. Jadi waktu anak-anaknya lahir semua ada nama pemain Barca-nya. Saya cuma dua bersaudar, saya anak pertama Saviola, nama adik saya ada Alcantara-nya,” kata Alica kepada WEAREMANIA.
Namanya Terinspirasi dari Legenda Barcelona, Tapi Bukan Cules
Meski putri fans Barcelona, Alica ogah menyebut dirinya Cules, karena memang tidak nge-fans Barca atau tim sepak bola mana pun. Berbeda dengan adiknya, yang hampir selalu ikut nonton bareng (nobar) bersama ayahnya ketika Barcelona bertanding, meski hanya lewat televisi.
“Kalau adik saya fans Barca, kalau saya kurang mengikuti tim-tim luar negeri. Saya gak nge-fans tim manapun. Jadi, yang nobar biasanya ayah dan adik saja,” imbuhnya.
“Ayah pernah mengajak, saya suka nonton bola sebetulnya, suka banget malah, tapi kan biasanya Barca tayangnya malam-malam, jadi jarang nonton,” jelas pemain asli Semarang itu.

Javier Saviola Sempat Menginspirasi Posisi Bermain
Sebelum gabung Arema Putri di bulan Mei 2025, Alica bermain di posisi penyerang, sama seperti Javier Saviola. Namun, suatu ketika ayahnya memintanya bergeser ke tengah menjadi gelandang.
“Gak tahu, tiba-tiba saja sama ayah disuruh pindah ke tengah, katanya lebih bagus di gelandang, dan sampai sekarang akhirnya saya jadi gelandang,” terang pemain berusia 15 tahun tersebut.
Bagi pemilik jersey bernomor punggung 10 itu, menyandang nama legenda Barcelona tidak lebih berat daripada memakai nama dari ayahnya sendiri. Gadis yang akrab disapa Caca itu merasakannya ketik nama lengkapnya disebut sebelum bertanding.
“Lebih beratt memakai nama ayah sih menurut saya. Berat karen ada nama ayah. Biasanya kalau ada yang menyebut Rumba begitu sudah tahu kalau saya anakkya Denny Rumba,” tutup pemain kelahiran 23 November 2010 ini.
