More

    Ikut Hydro Plus Soccer League 2025-2026, Penggawa Arema Putri Harus Imbang Antara Sekolah dan Sepak Bola

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Ikut Hydro Plus Soccer League 2025-2026, para penggawa Arema Putri harus imbang antara sekolah dan sepak bola. Begitulah pesan sang pelatih, Nanang Habibi kepada pasukannya.

    Seperti diketahui, seluruh pemain Arema Putri U-15 dan U-18 yang tampil di kompetisi regional Surabaya tersebut berstatus sebagai pelajar. Beruntung, jadwal pertandingan sudah diatur panitia diputar setiap dua minggu sekali.

    Pepe, sapaan akrab Habibi mengaku menggunakan sistem periodesasi program short training camp dalam empat hari yang difokuskan di Surabaya, termasuk hari H pertandingan.

    Menurutnya, manajemen Arema Putri selalu mengirimkan surat izin dispensasi ke sekolah para pemain yang dipanggil untuk laga tiap pekannya. Setiap hari Kamis mereka berkumpul di mess, Jumat pagi dan sore berlatih, lalu Sabtunya bertanding.

    “Ini kami lakukak agar sama-sama berjalan antara pendidikan di sekolah di weekday dan bisa tetap berkumpul untuk persiapan liga di weekend. Alhamdulillah sekolahan anak-anak banyak memberi dukungan terkait agenda ini,” kata Pepe kepada WEAREMANIA.

    Tantangan Pelatih Arema Putri di Hydro Plus Soccer League 2025-2026

    Program TC jangka pendek yang diterapkan Pepe bukannya tanpa kendala. Namun, baginya itu merupakan sebuah tantangan yang harus ditaklukkan.

    TC Arema Putri sengaja dipusatkannya di Surabya agar lebih mudah karena dekat dengan venue pertandingan. Menurutnya, langkah strategis itu juga membuat pasukannya punya waktu rehat yang maksimal, karena mereka pulang di hari Minggu dan Senin bisa bersekolah lagi.

    “Alhamdulillah sampai detik ini belum ada kendala berarti, hanya saja ketika menghadapi ujian pihak orang tua atau sekolah gak mengizinkan pemain mengikuti kegiatan, meskipun ada juga yang mempeebolehkan mereka mengikuti ujian susulan. Mereka juga kami tekankan untuk belajar materi pelajaran di sekolah agar bisa mengerjakan ketika ada ujian,” imbuhnya.

    “Saya selalu berkomunikasi dengan pihak sekolah yang kritis terkait agenda sepak bola untuk menjelaskan agar bisa memahami. Kalau pas pemainnya gak mendapat izin ya saya harus melakukan rotasi pemain,” pungkas pelatih asal Banyuwangi itu.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis