Alasan Diego Landis pilih Arema akhirnya terungkap setelah bek asal Brasil itu resmi bergabung untuk menghadapi Super League 2026-2027. Gabriel Silva menjadi sosok yang paling meyakinkan Diego hingga menerima tawaran Singo Edan tanpa ragu.
Arema merekrut Diego dari Terengganu FC yang berkompetisi di Liga Malaysia. Manajemen kemudian memperkenalkan bek berusia 28 tahun tersebut melalui akun media sosial resmi klub pada Jumat (10/7/2026).
Diego tiba di Malang pada Kamis (9/7/2026). Pemain asal Brasil itu langsung mengikuti sesi latihan perdana bersama skuad Arema di Dreams Football Pitch, Pakis, Kabupaten Malang.
Sebelum berangkat ke Indonesia, Diego rutin menjalin komunikasi dengan Gabi, sapaan Gabriel Silva. Keduanya pernah membela Terengganu FC pada musim 2025-2026 sehingga sudah saling mengenal dengan baik.
“Sebelum datang ke sini, saya memang berbicara dengan Gabi. Dia menceritakan tentang klub ini kepada saya dan hanya mengatakan hal-hal yang baik serta positif. Gabi bilang ada banyak pemain yang bagus, tim ini juga kuat. Ini tim dengan sejarah di dalam sepak bola Indonesia. Jadi, saya sangat senang mendengarnya,” kata Diego kepada WEAREMANIA.
Alasan Diego Landis Pilih Arema Berawal dari Cerita Positif Gabriel Silva
Alasan Diego pilih Arema semakin kuat setelah Gabriel Silva membagikan pengalaman positif selama membela Singo Edan. Winger asal Brasil itu juga menceritakan kualitas skuad dan atmosfer sepak bola Indonesia kepada kompatriotnya tersebut.
Cerita Gabriel membuat Diego semakin tertarik melanjutkan karier di Indonesia. Bek bertinggi 1,93 meter itu kemudian mempelajari peluang bergabung bersama Arema sebelum mengambil keputusan akhir.
Selanjutnya, Diego melanjutkan komunikasi dengan jajaran tim pelatih Arema. Pembicaraan tersebut membantu Diego memahami rencana tim untuk menghadapi Super League 2026-2027.
Pemain kelahiran Paranavaí itu lalu berdiskusi bersama istri dan keluarganya. Mereka akhirnya menyepakati kepindahan ke Malang setelah mempertimbangkan seluruh informasi yang diterima.
“Setelah berbicara dengan Gabi, saya juga berkomunikasi dengan jajaran tim pelatih. Lalu saya, istri saya, dan keluarga memutuskan untuk datang ke Malang. Kami sangat senang dengan keputusan kami ini. Semua hal baik yang dikatakan Gabi ternyata benar adanya,” pungkasnya.
