More

    BREAKING NEWS: Laman I-League Rilis Venue Laga Arema vs Persebaya Surabaya di Bali

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Laman I-League rilis venue laga Arema vs Persebaya Surabaya di Pekan 30 Super League 2025-2026. Laga yang sedianya digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang itu dipindahkan ke Bali.

    Dalam laman jadwal pertandingan Pekan 30, tertera laga Derby Jawa Timur itu bakal diselenggarakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai proses di mana klub dan suporter mengupayakan agar tetap bisa bermain di Malang.

    Belum ada keterangan resmi dari manajemen atau Panpel Arema terkait hal ini. Namun, keputusan memilih Stadion Kapten I Wayan Dipta jelas ada alasan khususnya.

    “Selain Stadion Kanjuruhan, Arema memang mendaftarkan Stadion Kapten I Wayan Dipta sebagai stadion alternatif untuk homebase musim ini,” kata Ketua Panpel Arema, Erwin Hardiyono beberapa waktu lalu.

    Pemindahan Venue Laga Arema vs Persebaya Surabaya Gegara Pro-Kontra Pemakaian Stadion Kanjuruhan

    Pemindahan venue laga Arema vs Persebaya ini diakui atau tidak gegara pro-kontra pemakaian Stadion Kanjuruhan untuk menggelar laga tersebut. Semua proses “kompromi” agar keluar izin keamanan dari Polres Malang sebagai “eksekutor” terakhir telah dilakukan bahkan sejak awal April.

    Polda Jawa Timur memberi lampu hijau kepada Panpel Arema, lalu Panpel dan manajemen Arema berkomitmen bisa menggelar laga dengan aman dan kondusif. Senada, suporter melalui Presidium Aremania Utas pun telah meneken nota kesepahaman bakal menjadi tuan rumah yang baik.

    Namun, kemudian muncul penolakan dari beberapa pihak yang mengatasnamakan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan dan sejumlah kelompok mahasiswa. Tanpa melibatkan Aremania, Pemkab Malang yang tadinya berkomitmen terkait penggunaan Stadion Kanjuruhan sebagai homebase Arema sejak awal musim kemudian bersama Forkopimda Kabupaten Malang merekomendasikan laga tersebut digelar di tempat lain.

    Koordinator Presidium Aremania, Ali Rifki lantas memimpin aksi damai di Mapolres Malang untuk merespons rekomendasi tersebut. Pihak Polres pun meminta maaf dan mengaku belum menandatangani surat apapun, termasuk rekomendasi yang dikeluarkan Forkopimda Kabupaten Malang, serta menyatakan surat izin pertandingan belum dikeluarkan karena Arema yang belum mengajukan, mengingat saat itu masih fokus menggelar laga home lawan Persis Solo (18/4/2026).

    Bahkan, Ali sampai menjadikan dirinya sebagai jaminan dengan ditahan di Polres Malang agar izin laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan bisa dikeluarkan. Namun, upaya terakhir yang dilakukan Presidium Aremania Utas sesaat setelah laga lawan Persis pun membuahkan hasil yang nihil tak sesuai dengan harapan.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis