Kabar kurang sedap datang dari Arema jelang laga Pekan 24 Super League 2025-2026 menghadapi Bali United. Cedera paksa Walisson Maia tinggalkan Arema sampai akhir Super League 2025-2026, meski baru gabung di bursa transfer pemain paruh musim.
Dokter Tim Arema, Nanang Tri Wahyudi mengonfirmasi Maia mengalami cedera pada betisnya usai dilakukan tindakan MRI (Magnetic Resonance Imaging). Petaka itu dialaminya saat bermain melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda pekan lalu (26/2/2026).
Pada laga tersebut, Maia harus ditandu keluar lapangan di menit 62 dan digantikan Pablo Oliveira. Bahkan, pemain berusia 34 tahun itu harus pulang ke hotel tempat tim menginap dengan menggunakan kursi roda.
“Maia mengalami patah tulang fibula. Cedera itu disebabkan salah tumpuan, karena rumput terlalu tebal,” kata dokter Nanang kepada WEAREMANIA.
Walisson Maia Tinggalkan Arema untuk Pemhlihan Cedera 3 Bulan
Dokter Nanang memastikan masa pemulihan cedera Maia butuh waktu selama tiga bulan ke depan. Melihat waktu pemulihannya, pemain berposisi bek tengah itu harus absen sampai kompetisi berakhir pada Mei 2026 mendatang.
Dokter lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu memastikan Maia tak akan menjalani operasi. Cederanya hanya butuh perawatan dengan menyangga, menstabilkan, dan membatasi pergerakan pada organ yang mengalami cedera.
“Waktu pemulihannya sekitar tiga bulan. Tindakannya non-operasi, hanya dengan difiksasi saja oleh dokter ortopedi. Kebetulan tulangnya masih bagus, dan patahannya tergolong kecil,” tandasnya.
