Julian Guevara bangga jadi kapten tim Arema dalam lanjutan Super League 2025-2026. Tapi, pemain asal Kolombia itu siap kembalikan ban kapten kepada kapten sesungguhnya, Johan Farizi.
Dalam tiga laga terakhir Arema di putaran pertama, ban kapten itu dipakai di lengannya. Julian didapuk menjadi kapten tim di laga lawan Persita Tangerang, Bali United dan Persik Kediri ketika Farizi sang kapten tim utama absen.
Jabatan itu sejatinya sudah pernah diembannya di musim sebelumnya. Julian kerap dipilih sebagai vice captain saat dua pemain senior, Johan Farizi dan Dendi Santoso tak ada di lapangan. Keputusan pelatih itu tak salah mengingat Julian adalah pemain asing paling lama di Arema saat ini sejak gabung di putaran kedua Liga 1 2023-2024.
“Saya senang dan bangga sebagai kapten tim di tiga pertandingan terakhir, tapi kita tahu semua kalau kapten kita Jhon (sapaan akrab Farizi),” kata Julian.
Julian Guevara Bangga Jadi Kapten Tim Arema dan Selalu Siap Kapan pun Ditunjuk
Julian menegaskan, selalu siap kapanpun saat ditunjuk menjadi kapten tim Arema. Jika dibutuhkan, pemilik jersey bernomor punggung 6 itu bakal memberikan yang terbaik.
“Kalau ada kesempatan saya bermain sebagai kapten tim, saya hanya mau bantu tim kita, bantu teman-teman saja, menjadi contoh di lapangan,” imbuhnya.
“Tentu saja saya akan melakukan yang terbaik, karena saya punya tanggung jawab besar sebagai pemain,” pungkas pemain berusia 33 tahun itu.
