Marcos Santos sebagai Pelatih Arema minta didatangkan stopper asing baru di sisa bursa transfer pemain paruh musim Super League 2025-2026 yang akan berakhir pada 10 Februari 2026. Pelatih asal Brasil itu memang masih mencari suksesor Luiz Gustavo yang punya kemampuan sepadan.
Sebelumnya, Arema dipastikan kehilangan Gustavo yang sepanjang putaran pertama menjadi andalan di lini pertahanan. Bek tengah asal Brasil itu mengalami cedera lutut parah hingga harus absen sampai akhir musim.
Sialnya, Arema kadung melepas dua stopper, Brandon Scheunemann dan Yann Motta, sehingga di posisi stopper saat ini menyisakan Odivan Koerich dan Anwar Rifa’i. Karenanya, Marcos berharap manajemen Arema merekrut satu stopper asing lagi.
“Saat ini jumlah pemain di posisi stopper cukup terbatas. Beberapa pemain sudah pergi, seperti Gustavo, Brandon, dan Motta,” kata Marcos.
Mendatangkan Suksesor Luiz Gustavo Penting, Tapi Tak Mudah
Marcos tahu, tak mudah baginya dan manajemen klu untuk mendatangkan bek tengah asing anyar, karena slot pemain asing Arema saat ini suedah pas 11 orang. Mengingat pentingnya posisi ini, pelatih berusia 46 tahun itu berharap keinginannya bisa terealisasikan.
“Itu penting untuk meningkatkan kualitas tim. Arema adalah tim besar dengan suporter yang menuntut. Kami harus naik di klasemen. Kami tidak bisa menerima posisi saat ini, karena Arema pantas mendapatkan lebih,” imbuhnya.
“Kami akan melihat perkembangan di pasar, melihat pemain mana yang bisa kami datangkan. Jika manajemen klub bisa mengambil satu pemain asing lagi, maka saya akan senang,” tandas pelatih berlisensi CONMEBOL Pro itu.
