Persaingan di lini tengah Arema musim ini lebih ketat karena adanya pemain asing. Hal itu diakui oleh Shulton Fajar, rekrutan anyar Arema untuk Liga 1 2024-2025.
Shulton didatangkan Arema dari Persis Solo yang sudah diperkuatnya selama empat musim. Sebagai pemain asli Kabupaten Malang, Shulton tentu ingin memberikan yang terbaik untuk Arema.
Namun, niatnya menembus tim utama terhadang persaingan dengan pemain-pemain lain di posisi gelandang bertahan. Arema sudah punya pemain-pemain seperti Jayus Hariono dan Julian Guevara yang lebih dulu memperkuat Skuad Singo Edan.
“Soal persaingan, saya kira di tim manapun pasti ada persaingan. Apalagi di tim saat ini ada delapan pemain asing, pasti persaingannya lebih ketat lagi,” kata Shulton.
Upaya Shulton Fajar Taklukkan Persaingan di Lini Tengah Arema
Sebagai pemain lokal, Shulton mengaku tak gentar bersaing dengan pemain asing sekalipun di Arema. Pemain berusia 30 tahun itu pun siap melakukan sejumlah upaya demi menembus skuad utama.
Mantan pemain PSIM Yogyakarta itu menyerahkan segala keputusan kepada pelatih Joel Cornelli. Menurutnya, tim pelatih pasti sudah punya penilaian sendiri terkait starting line up.
“Saya sebaga pemain berusaha menampilkan yang terbaik di setiap latihan maupun pertandingan. Mungkin yang bisa menilai nanti pelatih sendiri layak apa gaknya saya bermain di starter,” pungkasnya.
