Sebelum Pergi, Teguh Amiruddin Beberkan Momen Terbaiknya di Arema

- Advertisement -

Sebelum pergi, Teguh Amiruddin beberkan momen terbaiknya di Arema. Penjaga gawang asli Malang itu memutuskan meninggalkan Arema di bursa transfer pemain Liga 1 2024-2025.

Teguh telah berpamitan pergi pada Sabtu (15/6/2024). Pemain berusia 30 tahun itu memperkuat Arema selama empat musim, sejak Liga 1 2020, hingga Liga 1 2023-2024.

Sepanjang empat musim mengenakan jersey bernomor punggung 23, Teguh tampil dalam 24 pertandingan. Satu trofi juara Piala Presiden 2022 dipersembahkan jebolan Akademi Arema ’92 itu.

“Momen terbaik ya bisa balik ke tim yang mendidik saya mulai kecil. Saya bisa bermain, bisa membela tim ini,” kata Teguh kepada WEAREMANIA.

Teguh Amiruddin Beberkan Perjuangannya Kembali ke Arema

Teguh Amiruddin menyebut perjuangannya kembali ke Arema tidaklah mudah. Lulus dari Akademi Arema pada tahun 2011, tak serta merta membuatnya langsung dilirik tim Arema.

Pemain yang juga seorang prajurit TNI Angkatan Darat itu harus bermain di klub tetangga, Persekam Metro FC sebagai batu loncatan. Bahkan, Teguh harus merantau ke Perseru Serui, Barito Putera, dan PS TNI terlebih dahulu.

“Saya harus merantau dulu menghabiskan waktu. Dari tahun 2011 saya terakhir di Akademi Arema, lalu balik di tahun 2020. Menurut saya momen terbaik saya bisa tampil di hadapan Aremania,” imbuhnya.

Harapan Untuk Kiper-kiper Penerus di Arema

Sebelum pergi, Teguh juga menyampaikan pesan dan harapannya untuk kiper-kiper penerusnya di Arema. Siapapun itu, harapannya Arema bisa dibawa menjadi lebih baik lagi.

“Pesan saya, semuga saja dia bisa membawa Arema menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya,” tandasnya.

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Artikel Lainnya